RABU, 14 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Xbox Games Showcase 7 Juni: Project Helix Absen, D...

Tekno

Xbox Games Showcase 7 Juni: Project Helix Absen, Dua Bos Tidak Satu Suara

Matt Booty memastikan Xbox Games Showcase fokus ke game semata tanpa pengumuman konsol baru, sementara Asha Sharma secara terbuka mengoreksi pendekatan multi-platform yang sempat dijanjikan Booty.

Microsoft ingin mengalihkan fokusnya lebih ke Xbox dan menghapus logo pesaing

Satu minggu menjelang Xbox Games Showcase pada 7 Juni, komunitas gaming sudah punya dua hal untuk diperdebatkan sekaligus: absennya Project Helix dari agenda, dan gesekan terbuka antara dua petinggi Xbox yang agaknya tidak berkoordinasi sebelum bicara ke publik.

Matt Booty, Chief Content Officer Xbox yang baru saja dipromosikan, lebih dulu angkat bicara lewat podcast resmi Xbox Insider. Pesannya lugas dan tidak banyak basa-basi: jangan nantikan konsol baru, jangan nantikan pengumuman strategi besar, dan jangan harap ada kejelasan soal eksklusivitas game. "Acara ini murni untuk game dan tim pengembangnya," tegasnya, seolah ingin memangkas ekspektasi yang sudah telanjur membengkak di kalangan komunitas. Project Helix, nama sandi konsol generasi berikutnya yang sudah lama beredar di forum-forum, tidak masuk agenda. Bukan main kecewanya sebagian fans.

Booty juga menyinggung soal format tayangan. Ia menegaskan Xbox akan melanjutkan praktik menampilkan logo PlayStation dan platform lain saat trailer game ditayangkan di acara mereka sendiri, sejalan dengan komitmen multi-platform Microsoft. "Kami akan sangat jelas tentang platform apa yang akan datang game dan ingin melanjutkan preseden," katanya di podcast tersebut.

Pernyataan itu tidak bertahan lama. Bos langsung Booty, Asha Sharma, merespons secara terbuka di X setelah influencer Xbox Klobrille menyuarakan frustrasi banyak penggemar: bahwa harapan minimum mereka adalah agar Xbox benar-benar fokus pada platformnya sendiri, setidaknya saat Showcase berlangsung. Sharma tidak berputar-putar. "Melihat umpan balik tentang logo. Itu adalah kelewatan, dan saya memilikinya. Kami berbicara tentang bagaimana kami menyesuaikan diri untuk acara Xbox di masa mendatang," tulisnya, langsung membantah arah yang baru saja diumumkan bawahannya.

Dua pesan, dua arah. Bisa jadi ini miskomunikasi internal yang tidak sengaja bocor ke publik, atau memang ada tarik-menarik lebih dalam soal identitas Xbox: mau jadi ekosistem terbuka, atau kembali membangun tembok eksklusivitas seperti era dulu. Sharma selama ini konsisten mendorong penguatan merek Xbox dan sempat mengisyaratkan kemungkinan kembalinya game eksklusif. Kebijakan Booty yang lebih inklusif terasa kontradiktif dengan arah tersebut.

Untuk Showcase 7 Juni, tampaknya sudah terlambat mengubah format. Tapi untuk Gamescom dan Tokyo Game Show berikutnya, kalau data ini bisa dipercaya, logo PlayStation di layar Xbox agaknya tidak akan kita lihat lagi.

Summer Game Fest Juni ini tetap akan ramai. Xbox bukan satu-satunya yang mengisi bulan ini dengan trailer dan teaser, dan para penerbit besar lain sudah antre memperkenalkan game mereka ke publik. Pertanyaannya: seberapa kuat lineup Xbox kali ini bisa bicara sendiri, tanpa perlu drama di balik layar yang justru lebih menyedot perhatian ketimbang game-nya?