SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Xbox Disc-to-Digital: Koleksi Fisik Lama Akhirnya...

Tekno

Xbox Disc-to-Digital: Koleksi Fisik Lama Akhirnya Dapat Nyawa Digital

Microsoft resmi umumkan fitur disc-to-digital untuk Xbox, memungkinkan pemilik game fisik mengklaim hak digital dan menikmati semua manfaat distribusi modern, dari Xbox Play Anywhere hingga Cloud Gaming.

Xbox games

Puluhan tahun mengoleksi game dalam bentuk disc, dan sekarang Microsoft bilang: koleksi itu bisa ikut ke era digital.

Xbox secara resmi memperkenalkan fitur disc-to-digital yang memungkinkan pemilik salinan fisik game mengklaim hak digital, cukup dengan memasukkan disc ke konsol dan menjalankan permainannya. Tidak perlu beli ulang, tidak perlu pilih satu format. Keduanya jalan.

Mekanismenya cukup bersih. Begitu pengguna memasukkan disc Xbox One atau Xbox Series X yang didukung lalu meluncurkan game-nya, proses klaim hak digital berjalan otomatis. Sesudah itu, game masuk ke perpustakaan digital dan bisa dinikmati di perangkat mana pun yang mendukung Xbox Play Anywhere, termasuk PC dan Asus ROG Xbox Ally, atau lewat Xbox Cloud Gaming. Disc fisiknya tetap berfungsi seperti biasa. Tidak ada yang dicabut, hanya ditambahkan.

"Setelah hak tersebut diklaim, Anda dapat merasakan manfaat digital, termasuk Xbox Play Anywhere dan Xbox Cloud Gaming jika didukung, sementara cakram fisik Anda tetap berfungsi seperti biasanya," tulis Jason Ronald, VP Next Generation di Xbox, dalam blog post di Xbox Wire.

Saat peluncuran ke program Xbox Insider pada 31 Agustus, Microsoft menyebut ribuan judul akan langsung didukung, dengan fokus awal pada game Xbox One dan Xbox Series X. Tidak semua judul tersedia sekaligus, tapi Ronald berjanji daftar akan terus bertambah. Game dari era Xbox original dan Xbox 360 agaknya masih jadi tanda tanya, setidaknya untuk gelombang pertama ini.

Timingnya menarik. Pengumuman datang tidak lama setelah Sony mengonfirmasi niatnya mengakhiri produksi media fisik untuk konsol generasi berikutnya, sebuah keputusan yang memantik petisi komunitas gamer mendekati 200.000 tanda tangan. Xbox, alih-alih ikut arus, justru bergerak ke arah sebaliknya: bukan membuang fisik, tapi menjembataninya ke digital.

Bagi gamer yang sudah nyangkut bertahun-tahun di tumpukan disc sejak Xbox One meluncur pada 2013, ini bukan soal kecil. Dead Rising 3, Ryse: Son of Rome, atau judul peluncuran lain yang sudah berdebu di rak kini berpotensi hidup lagi di lintas platform. Nilai lebih yang cukup konkret, kalau data ini bisa dipercaya.

Biasanya program Xbox Insider butuh satu hingga tiga bulan pengujian sebelum fitur dirilis ke publik luas. Peluncuran penuh bisa jadi baru terwujud menjelang akhir tahun. Tapi sinyal yang dikirim Microsoft sudah terang: investasi pemain di media fisik tidak akan dibiarkan jadi besi tua.