RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  WWDC 2026: Siri Lahir Ulang, iPhone Lawas Gigit Ja...

Tekno

WWDC 2026: Siri Lahir Ulang, iPhone Lawas Gigit Jari

Apple membuka WWDC 2026 pada 8 Juni dengan agenda besar: transformasi Siri berbasis Gemini dan peluncuran iOS 27 yang tak bisa dinikmati semua iPhone.

Bocoran Daftar iPhone yang Tidak Kebagian iOS 27

Satu agenda besar menggantung di Cupertino pekan ini. WWDC 2026 yang dibuka pada 8 Juni bukan sekadar konferensi developer tahunan biasa, eh, hapus itu, ini panggung terakhir Tim Cook sebagai CEO sebelum pensiun, sekaligus momen pembuktian apakah Apple Intelligence yang dijanjikan dua tahun lalu akhirnya bisa berwujud nyata.

IOS 27 jadi bintang utama keynote kali ini, dan perubahannya jauh dari sekadar kosmetik. Yang paling mencolok ada di Siri. Selama bertahun-tahun Siri jadi bahan lelucon, kalah jauh dari ChatGPT bahkan dari asisten Google. Kali ini Apple rupanya serius: Siri bakal hadir sebagai aplikasi terpisah, lengkap dengan bilah 'Ask Siri' yang bisa diketik, mendukung lampiran foto, PDF, dan dokumen. Bukan lagi "hei Siri, putar musik" dan berhenti di sana.

Apple menggandeng Google untuk mewujudkan lompatan ini. Model AI Gemini akan jadi tulang punggung Apple Intelligence generasi baru. Konkretnya, Siri kini bisa membaca email, pesan, file, dan foto pengguna untuk memberikan respons yang lebih kontekstual. Ia juga bisa melihat konten di layar dan langsung bertindak, misalnya menyimpan alamat dari WhatsApp ke Kontak tanpa pengguna harus repot. Agaknya inilah yang selama ini dimaksud Apple dengan "personal intelligence", kalau data ini bisa dipercaya sebelum keynote resmi digelar.

Fitur-fitur lain ikut dibenahi. Visual Intelligence pindah dari tombol Camera Control ke aplikasi Camera, kini dilengkapi kemampuan membaca informasi nutrisi pada kemasan produk dan memindai kartu nama secara otomatis. Aplikasi Photos kedatangan opsi edit berbasis AI: memperluas background, mengubah sudut pandang foto. Writing Tools juga naik kelas dengan toggle 'Write with Siri' langsung di atas keyboard, plus pengecek tata bahasa yang melengkapi spell checker yang sudah ada.

Tapi tidak semua pengguna Apple kebagian pesta ini. Bocoran dari pembocor produk Instant Digital di Weibo, dikutip MacRumors, menyebut iOS 27 hanya kompatibel dengan iPhone 12 ke atas. iPhone 11 series dan iPhone SE generasi kedua yang rilis 2020 harus berhenti di iOS 26. Masih bisa menerima pembaruan keamanan beberapa tahun ke depan, memang. Fitur baru? Jangan harap.

Bahkan di antara iPhone yang kompatibel, ada lagi pembatasan berlapis. Fitur Apple Intelligence, termasuk Siri yang lebih personal, diperkirakan hanya tersedia di iPhone 15 Pro ke atas. Pengguna iPhone 12 hingga iPhone 15 non-Pro tetap bisa menginstal iOS 27, tapi tanpa segenap fitur AI-nya. Kalkulasi bisnis yang cukup telanjang, kalau mau jujur.

Pertanyaannya, seberapa besar ini akan mendorong upgrade? iPhone 15 Pro ke atas bukan perangkat murah. Mereka yang masih setia dengan iPhone 13 atau 14 non-Pro akan terjebak di zona tengah: dapat iOS 27, tapi tanpa kemampuan AI yang jadi jualan utama update ini. Klasifikasi yang diam-diam memaksa tangan.

Satu hal lain yang sering luput dari sorotan: iOS 27 kabarnya lebih serius soal stabilitas dan perbaikan bug ketimbang merombak antarmuka besar-besaran. Bagi pengguna yang frustrasi dengan crash dan perilaku aneh di versi sebelumnya, ini bisa jadi kabar lebih menggembirakan dari fitur Siri mana pun.

Diam-diam menarik juga: Apple kemungkinan akan memperkenalkan beberapa elemen antarmuka untuk iPhone layar lipat pertama, termasuk opsi split screen, meski perangkat fisiknya baru diperkirakan hadir September nanti.

Keynote dimulai pukul 10.00 waktu Pasifik, bisa disaksikan lewat YouTube, Apple TV, atau website Apple Event. Beta developer tersedia hari itu juga, public beta menyusul Juli, versi stabil masuk musim gugur. Semua spekulasi ini akan terjawab dalam hitungan jam. Atau tidak terjawab, dan kita semua menunggu musim gugur untuk melihat apakah janji Cook benar-benar ditepati.