SELASA, 6 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  WPS Office Rilis Versi iPad, Tantang Dominasi Micr...

Tekno

WPS Office Rilis Versi iPad, Tantang Dominasi Microsoft 365 di Tablet

WPS Office mengoptimalkan aplikasinya khusus untuk iPadOS, menawarkan suite produktivitas lengkap dengan dukungan Apple Pencil, multitasking Split View, dan integrasi multi-cloud dalam satu platform.

Apple Pencil Pro hadir dengan sensor Squeeze, Barrel Roll, dan fitur Find My.

Pengguna iPad kini punya pilihan baru yang layak diperhitungkan. WPS Office, salah satu office suite dengan basis pengguna terbesar di dunia, resmi mengoptimalkan platformnya untuk iPadOS lewat rilisan yang mereka sebut WPS for Pad. Langkah yang secara terang-terangan membidik segmen pengguna yang selama ini terkunci di ekosistem Apple atau Microsoft 365.

Ini bukan sekadar porting aplikasi smartphone ke layar lebih besar. Pengembang mengklaim mereka membangun ulang antarmuka untuk memanfaatkan luas layar iPad secara maksimal, lengkap dengan dukungan fitur native iPadOS yang sering diabaikan aplikasi produktivitas pihak ketiga. Split View untuk membuka dua dokumen berdampingan, Slide Over, integrasi Apple Pencil untuk anotasi dan catatan tangan pada dokumen PDF, semuanya sudah terpasang rapi.

Dalam satu aplikasi, pengguna bisa mengakses Writer, Spreadsheet, Presentation, sekaligus PDF Reader dan Editor. Kompatibilitas format jadi jualan utama: WPS mengklaim akurasi tinggi untuk file.docx,.xlsx, dan.pptx. Artinya dokumen kiriman rekan kerja berbasis Microsoft harusnya tampil tanpa layout berantakan. Klaim yang masih perlu dibuktikan di lapangan, tentu saja.

Sisi konektivitas juga cukup lengkap. Integrasi cloud tersedia untuk WPS Cloud, Google Drive, Dropbox, dan OneDrive sekaligus. Bagi profesional yang loncat-loncat antar perangkat sepanjang hari, ini bisa jadi nilai tambah yang nyata. Fitur konversi Word atau Excel ke PDF serta penggabungan dokumen sudah tersedia tanpa perlu aplikasi tambahan. Praktis, dan tidak perlu bayar ekstra.

Ada catatan sebelum buru-buru men-download. Versi gratis hadir dengan iklan yang muncul saat membuka dokumen, sesuatu yang bisa lumayan mengganggu ketika sesi kerja sedang padat. Fitur pengeditan PDF tingkat lanjut dikunci di balik paywall langganan premium, dengan nominal harga yang bisa dicek langsung di App Store karena tidak ada angka resmi yang dipublikasikan.

Segmen yang paling diuntungkan agaknya pelajar, mahasiswa, dan profesional muda yang butuh aplikasi perkantoran fungsional tanpa harus merogoh kocek untuk langganan Microsoft 365. Antarmuka yang diklaim identik dengan versi desktop berarti tidak ada kurva belajar baru. Sering jadi hambatan krusial perpindahan aplikasi, itu.

Apakah fitur lengkap di atas kertas cukup untuk menggeser kebiasaan pengguna iPad yang sudah nyaman dengan Pages, Numbers, atau rela bayar Microsoft 365? Bisa jadi. Pasar yang akan menjawab.