SABTU, 17 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Windows 11 Klaim 20% Lebih Responsif, RAM 8 GB Akh...

Tekno

Windows 11 Klaim 20% Lebih Responsif, RAM 8 GB Akhirnya Bisa Napas

Microsoft merilis pembaruan Windows 11 yang diklaim meningkatkan responsivitas sistem hingga 20 persen, dengan penghematan RAM signifikan terutama untuk perangkat spesifikasi rendah.

Microsoft says Windows 11 will use less memory on PCs with 8GB RAM - Pureinfotech

Bagi pengguna laptop lama dengan RAM 8 GB yang sudah hafal betul rasanya taskbar membeku saat belasan tab Chrome mengantri, Microsoft agaknya akhirnya mendengar.

Lewat blog resmi Windows pada 15 Oktober 2026, perusahaan mengumumkan serangkaian pembaruan Windows 11 yang diklaim mendongkrak responsivitas sistem hingga 20 persen. Cakupannya cukup luas: menu Start, File Explorer, Windows Search, Snipping Tool, Microsoft Edge, sampai Microsoft 365 semuanya masuk daftar komponen yang dioptimasi.

Inti perubahannya ada di cara Windows mengelola RAM. Sistem kini mampu mempertahankan hingga 2 GB data aktif langsung di memori, alih-alih mengusirnya ke SSD atau media penyimpanan sekunder yang jauh lebih lambat. Perpindahan antar-aplikasi diklaim lebih mulus, tanpa stuttering yang bikin frustrasi. Kalau klaim ini benar, ini pergeseran yang tidak kecil, mengingat Windows selama ini kerap dihajar kritik soal keborosan memori bahkan untuk tugas-tugas ringan.

Pengguna dengan RAM 8 GB atau di bawahnya dapat satu kabar yang langsung terasa. Fitur Widgets tidak lagi di-preload otomatis di latar belakang, membebaskan lebih dari 200 MB RAM untuk dialihkan ke aplikasi yang betul-betul sedang dipakai. Dua ratus megabyte. Pada sistem yang sudah megap-megap, angka itu lumayan.

Bluetooth juga mendapat perhatian. Microsoft memperbaiki keandalan proses pairing dan reconnect perangkat audio, termasuk AirPods yang selama ini langganan keluhan karena koneksinya sering putus di Windows. Windows Hello ikut diperbarui agar login via wajah maupun sidik jari bekerja lebih cepat dan konsisten.

Sedang diuji lewat program Windows Insider, fitur Search berbasis AI dirancang menyerupai antarmuka chatbot yang memungkinkan pengguna menjalankan perintah langsung dari kotak pencarian tanpa perlu membuka aplikasi terpisah. Kapan keluar dari fase insider? Belum ada kepastian.

Aplikasi Photos turut diperbarui dengan galeri terpadu yang menyatukan foto dari penyimpanan lokal, OneDrive, dan iCloud dalam satu tampilan. Microsoft mengklaim alat pengeditan di Photos kini dimuat 25 persen lebih cepat, sementara pratinjau gambar 30 persen lebih responsif.

Satu hal yang perlu diingat: Microsoft sendiri menegaskan peningkatan performa bisa berbeda-beda tergantung perangkat, konfigurasi, dan kebiasaan penggunaan. Distribusi pembaruan juga berlangsung bertahap. Klaim "20 persen lebih responsif" terdengar menjanjikan, tapi angka itu lahir dari kondisi yang dikontrol Microsoft sendiri, bukan dari meja kerja pengguna biasa. Setidaknya itu klaim manajemen, dan pasar tinggal membuktikannya.