JUMAT, 9 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  WhatsApp Uji Restricted Chat, 4 Hal Ini Tak Lagi B...

Tekno

WhatsApp Uji Restricted Chat, 4 Hal Ini Tak Lagi Bisa Kamu Lakukan

WhatsApp mulai menguji fitur Restricted Chat ke sebagian pengguna beta Android dan iOS, menghadirkan empat pembatasan baru yang lebih ketat dari sekadar enkripsi biasa.

WhatsApp Security: A Complete Guide to How Your Chats Are Protected

WhatsApp mulai menggulirkan fitur privasi terbarunya, Restricted Chat, ke sebagian pengguna beta Android dan iOS pada awal Oktober 2026 ini. Empat pembatasan baru hadir sekaligus, jauh lebih ketat dibanding pendahulunya.

Fitur ini bukan lahir dari nol. Restricted Chat dikembangkan langsung dari Advanced Chat Privacy yang sebelumnya sudah ada, tapi dengan satu tambahan pembatasan krusial yang mengubah cara kerja fitur secara fundamental: percakapan yang diproteksi hanya bisa dibuka dari perangkat utama. Komputer, tablet, atau ponsel sekunder yang ditautkan ke akun? Tidak punya akses.

Pergantian nama dari Advanced Chat Privacy ke Restricted Chat juga punya alasan tersendiri. Nama lama rupanya membingungkan sebagian pengguna, yang mengira pesan mereka belum aman kalau fitur itu tidak diaktifkan. Padahal enkripsi end-to-end WhatsApp berlaku untuk semua pesan, dengan atau tanpa fitur tambahan ini.

Lalu apa saja yang tidak lagi bisa dilakukan setelah Restricted Chat diaktifkan? Pertama, media tidak tersimpan otomatis ke galeri. Foto dan video yang masuk dari percakapan yang dibatasi tidak langsung muncul di galeri perangkat seperti biasanya. Kedua, fitur ekspor chat diblokir total. Riwayat percakapan tidak bisa disalin keluar dari aplikasi dengan cara apapun. Ketiga, Meta AI ikut dinonaktifkan di dalam percakapan yang dilindungi, menutup potensi isi chat diproses melalui sistem AI bawaan WhatsApp.

Pembatasan keempat, entah kebetulan atau tidak, juga menutup celah yang selama ini bisa dimanfaatkan agen AI atau klien WhatsApp tidak resmi. Jalur linked devices yang biasa mereka andalkan untuk mengintip isi percakapan kini tidak lagi berfungsi. Lumayan buat mereka yang selama ini gelisah soal ini.

Soal dampaknya ke pengguna lain, pembatasan perangkat tertaut berlaku bagi semua pihak dalam percakapan, bukan hanya yang mengaktifkan fitur. Kalau satu pihak menyalakan Restricted Chat, kedua belah pihak otomatis kena aturan yang sama. WhatsApp akan menampilkan pemberitahuan di dalam percakapan begitu fitur ini aktif.

Cara mengaktifkannya cukup mudah: buka percakapan, ketuk nama kontak di bagian atas, lalu nyalakan Restricted Chat dari halaman informasi. Tidak aktif secara bawaan, harus dinyalakan manual. Satu catatan penting: untuk saat ini fitur ini baru tersedia di percakapan individu, belum merambah ke chat grup.

Versi beta Android yang mendukung adalah 2.26.39.11, sedangkan di iOS pada versi 26.39.10.20. Tapi jangan langsung buka pengaturan, karena bahkan di antara pengguna beta yang sudah memakai versi kompatibel pun fitur ini belum tentu muncul. Bagi pengguna WhatsApp Indonesia, kabarnya lebih tidak menggembirakan: Restricted Chat belum tersedia di sini, dan WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran resminya.