RABU, 14 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  WhatsApp Uji Cloud Backup Terenkripsi untuk iPhone...

Tekno

WhatsApp Uji Cloud Backup Terenkripsi untuk iPhone, Gratis 2GB

WhatsApp tengah menguji fitur penyimpanan cloud mandiri dengan enkripsi end-to-end untuk pengguna iPhone, menawarkan kapasitas gratis 2GB dan opsi berbayar 50GB seharga Rp16.000 per bulan.

whatsapp is building its own cloud storage system for chat backups, reducing reliance on @google Drive and iCloud. The feature allows users to store backups directly on WhatsApp's encrypted servers

Pengguna iPhone yang selama ini mengandalkan iCloud untuk mencadangkan obrolan WhatsApp segera punya pilihan baru. WhatsApp ketahuan sedang menjajal layanan cloud backup milik sendiri di iOS, sebuah langkah yang agaknya menjadi respons atas keluhan lama soal kuota iCloud yang kerap jebol hanya gara-gara riwayat chat.

Temuan ini pertama kali diungkap WABetaInfo, yang mendeteksi fitur tersebut pada WhatsApp beta untuk iOS versi 26.28.10.16. Bukan barang baru sepenuhnya, sebab fitur serupa sebelumnya sudah lebih dulu muncul di sisi Android. Kehadirannya di iOS memperluas cakupan pengujian dan memberi sinyal bahwa Meta serius membangun infrastruktur penyimpanan independen.

Kapasitas gratis yang ditawarkan: 2GB. Cukup untuk kebanyakan pengguna kasual yang obrolannya tidak dibanjiri video dan foto resolusi tinggi. Bagi yang butuh lebih, WhatsApp dilaporkan tengah menguji paket 50GB seharga US$0,99 per bulan, atau sekitar Rp16.000. Angka yang tidak jauh beda dari paket tambahan iCloud 50GB milik Apple yang dipatok di kisaran harga serupa, kalau itu memang jadi pertimbanganmu.

Yang membedakan layanan ini dari solusi backup konvensional adalah posisi enkripsi. Seluruh cadangan obrolan akan dienkripsi end-to-end secara default, artinya bahkan Meta sendiri tidak bisa mengintip isi backup pengguna. Ini kontras dengan iCloud dan Google Drive, yang enkripsinya tidak otomatis aktif untuk backup WhatsApp. Di atas itu, pengguna masih diberi beberapa lapisan perlindungan tambahan: kode sandi, kata sandi biasa, atau kunci enkripsi 64 digit bagi yang ingin keamanan maksimal.

Satu catatan penting soal desain sistemnya: pengguna yang ingin menonaktifkan enkripsi tidak bisa sekadar mencabut pengaturan. Mereka harus kembali menggunakan layanan pihak ketiga, yakni iCloud di iPhone atau Google Drive di Android. Bisa jadi proteksi privasi yang solid, bisa juga terasa membatasi, tergantung dari sudut mana kamu memandangnya.

Hingga artikel ini ditulis, Meta belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran untuk publik luas. Fitur masih dalam pengembangan aktif di kedua platform. Kapan pastinya tersedia? Entah. Tapi kalau melihat pola WhatsApp sebelumnya, jarak antara muncul di beta dan rilis global biasanya tidak terlalu jauh.