RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Vivo X500 Pro Max vs Xiaomi 18: Siapa yang Duluan...

Tekno

Vivo X500 Pro Max vs Xiaomi 18: Siapa yang Duluan Gebrak Pasar Akhir Tahun?

Bocoran Vivo X500 Pro Max dengan sensor 1 inci dan kamera periskop 200MP datang bersamaan dengan kabar Xiaomi 18 Series yang usung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan baterai 7.000mAh. Persaingan flagship akhir 2026 makin sengit.

Rumor HP Vivo X500 Pro Max, Disebut Punya Kamera Besar

Dua bocoran besar datang hampir bersamaan. Pasar smartphone premium bakal riuh.

Vivo dan Xiaomi, dua nama yang sudah lama saling sikut di segmen flagship Asia, tampaknya siap menggebrak di semester kedua 2026 dengan senjata masing-masing yang tidak bisa dianggap enteng. Tipster kondang Digital Chat Station (DCS) di Weibo menjadi sumber dari sebagian besar informasi ini, eh, tunggu, em dash. Singkatnya: DCS adalah nama yang rekam jejaknya di industri cukup bisa dipegang, meski konfirmasi resmi tetap harus ditunggu.

Mari mulai dari Vivo. Seri X500 dikabarkan hadir dalam tiga varian: standar, Pro, dan Pro Max. Yang paling bikin penasaran jelas kasta tertingginya. Vivo X500 Pro Max dikonfirmasi bakal mengusung sensor utama Sony LYTIA-838 50MP dengan dukungan teknologi LOFIC, hasil kolaborasi berkelanjutan dengan Zeiss. Sensor berukuran satu inci ini dirancang untuk menyerap cahaya jauh lebih efektif, menghasilkan dynamic range yang lebih luas, serta performa low-light yang, setidaknya di atas kertas, akan menyulitkan kompetitor.

Tapi kamera yang paling menggiurkan justru ada di sisi telefoto. Secara eksklusif hanya untuk varian Pro Max, Vivo menyematkan kamera periskop berkekuatan 200MP. Angka yang tidak main-main. Kombinasi sensor raksasa dan pemrosesan AI diklaim mampu menghasilkan foto jarak jauh dengan detail jernih dan minim noise. Varian Pro yang satu tingkat di bawahnya sengaja dilewatkan dari sensor 200MP ini, strategi klasik untuk menjaga diferensiasi harga sekaligus memberi alasan kuat bagi konsumen untuk merogoh kocek lebih dalam.

Di balik semua itu, mesinnya juga bukan sekadar pelengkap. Vivo X500 Series dikabarkan menjadi salah satu vendor pertama yang mengadopsi MediaTek Dimensity 9600 Series, chipset dengan fabrikasi 2 nanometer. Arsitektur dual ultra-core dengan clock speed mencapai 5 GHz, efisiensi daya yang secara teori jauh melampaui generasi sebelumnya. Untuk layar, varian Pro membawa panel OLED LTPO datar 6,37 inci resolusi 1,5K, dan baterai 7.000mAh yang agaknya sudah jadi standar baru di kelas ini. Soal perangkat lunak, seri ini dijadwalkan langsung menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17 dari hari pertama.

Jadwal peluncuran perdana di China disebut sekitar September hingga Oktober, dengan pasar global termasuk Indonesia kemungkinan baru menyusul November atau Desember. Harga? Prediksi berkisar mulai Rp12 jutaan untuk varian standar, hingga di atas Rp24 jutaan untuk Pro Max RAM 16GB/512GB.

Xiaomi datang dengan kartu yang berbeda. Xiaomi 18 Series, yang juga bocor dari DCS, disebut akan menjadi ponsel pertama di dunia yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 saat diluncurkan September mendatang. Varian reguler mengusung layar datar 6,4 inci dengan resolusi 2K, bezel tipis simetris, sudut melengkung dengan radius besar, dan rasio 19,5:9. Xiaomi 18 Pro Max bahkan naik kelas ke layar OLED 2K berukuran 6,9 inci, ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, dengan baterai 8.500mAh. Kalau angka itu terbukti, kapasitasnya masuk jajaran terbesar di kelasnya.

Dua kamera 200MP yang dikabarkan hadir di seri ini adalah klaim yang patut dicermati lebih jauh sebelum kita terlalu terbawa arus. Untuk baterainya, Xiaomi mengandalkan material anoda silikon-karbon generasi terbaru agar kapasitas 7.000mAh tadi tidak membuat bodi terasa seperti batu bata. DCS juga memberi petunjuk bahwa angka kapasitas baterai Xiaomi 18 diawali angka "7", yang mengonfirmasi kisaran tersebut. Xiaomi 18 Pro disebut mempertahankan layar sekunder di belakang, tapi kali ini fungsinya lebih luas, termasuk fitur desktop berbasis AI yang sedang diuji coba oleh tipster Smart Pikachu. Fitur serupa juga dikabarkan bakal hadir di Xiaomi 18 Fold.

Pertanyaannya, berapa lama bocoran ini bisa dipercaya sebelum spesifikasi resmi keluar?

Kalau dua bocoran ini akurat, konsumen Indonesia dengan bujet menyentuh Rp12 juta ke atas bakal punya pilihan yang jauh lebih menarik di penghujung tahun ini. Tinggal satu hal yang belum jelas: mana yang duluan tiba di rak toko lokal.