KAMIS, 8 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Vivo V80 Bocor: Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz S...

Tekno

Vivo V80 Bocor: Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz Siap Debut Agustus 2026

Bocoran spesifikasi Vivo V80 mulai ramai beredar, mengungkap lompatan besar pada sektor baterai dan layar yang siap mengguncang segmen mid-high range di pertengahan Agustus 2026.

Penolakan Program Titian Kemenkes oleh Perguruan Tinggi

Baterai 7.200mAh bukan angka yang biasa kita lihat di kelas menengah. Itulah yang bocor dari dapur Vivo untuk seri V80, penerus V70 yang diperkirakan debut pertengahan Agustus 2026.

Bocoran ini pertama kali muncul dari Sanju Choudhary, tipster teknologi yang cukup dikenal di platform X, kemudian dikonfirmasi silang oleh beberapa laporan dari Gizmochina. Seluruh spesifikasi yang beredar masih berstatus rumor. Vivo belum sepatah kata pun memberikan konfirmasi resmi.

Kalau angka 7.200mAh itu terbukti akurat, ini bukan sekadar peningkatan inkremental. Standar baterai di kelasnya selama ini berkisar 5.000 hingga 5.500mAh. Vivo V70 sendiri sudah bertenaga di 6.500mAh, dan kini V80 disebut melompat 700mAh lebih jauh. Pengguna kelas berat, yang ponselnya hampir selalu setengah daya di sore hari, agaknya bakal punya alasan untuk melirik perangkat ini.

Tantangannya bukan soal kapasitas semata. Seri V selama ini berkartu truf di desain ramping, dan memasukkan sel baterai sebesar ini tanpa membuat bodi menggelembung butuh sesuatu yang lebih dari sekadar desain ulang. Teknologi baterai Silicon-Carbon generasi terbaru kemungkinan jadi andalan Vivo untuk menjawab tantangan itu, meski ini pun masih spekulasi.

Soal pengisian daya, V80 dikabarkan mendukung wired charging 90W plus fitur bypass charging, yang mengalirkan daya langsung ke sistem saat perangkat digunakan untuk gaming sehingga baterai tidak ikut panas. Fitur yang terdengar sederhana, tapi impaknya nyata bagi pengguna yang kerap mabar sambil nge-charge.

Panel AMOLED datar 6,59 inci dipertahankan dari generasi sebelumnya soal ukuran, tapi refresh rate naik dari 120Hz ke 144Hz. Lompatan ini membuat V80 berpotensi mendukung gaming di 144fps pada judul-judul yang kompatibel. Angka yang sebelumnya lebih sering kita temui di segmen flagship.

Dapur pacunya, entah kebetulan atau tidak, tetap Snapdragon 7 Gen 4, chipset yang sama dengan V70. Bagi yang berharap ada lompatan prosesor, ini mungkin sedikit mengecewakan. Pada generasi sebelumnya, chipset ini sudah membuktikan peningkatan multi-core sekitar 14 persen dibanding pendahulunya dalam pengujian Geekbench, jadi kinerjanya untuk multitasking dan produktivitas harian masih kompetitif.

Perbedaan mencolok justru tersembunyi di balik perbandingan dengan Vivo S60, ponsel yang lebih dulu meluncur di pasar China. V80 disebut sebagai versi global S60, dengan penyesuaian utama di chipset: S60 memakai Snapdragon 8s Gen 3, sementara V80 turun ke 7 Gen 4. Keputusan yang bisa jadi strategi harga, atau memang cermin dari kebutuhan pasar global yang berbeda.

Konfigurasi kamera yang bocor menampilkan kamera utama 50MP, telefoto 50MP dengan zoom optik 3x, ultrawide 8MP, dan kamera depan 50MP. Tidak ada peningkatan resolusi dari V70, meski detail soal ukuran sensor dan bukaan lensa belum terungkap. Sertifikasi IP68/IP69 serta sensor sidik jari ultrasonik 3D di bawah layar turut disebut-sebut hadir, dua fitur yang lumrahnya baru nongol di kelas flagship.

Harga? Prediksi di kisaran Rp7 juta hingga Rp9 juta tergantung varian memori tampaknya masuk akal mengingat posisi V-Series di pasar. Kalau Vivo bisa menepati bocoran ini, pertanyaannya bukan apakah V80 akan laku. Yang lebih menarik: siapa yang paling kena tampar kehadirannya di rak toko.