KAMIS, 15 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Vivo S60 Vitality: Baterai 7.200 mAh, Desain Modul...

Tekno

Vivo S60 Vitality: Baterai 7.200 mAh, Desain Modul Ala iPhone 17 Pro, Harga Bersahabat

Vivo resmi meluncurkan S60 series di China, hadir dalam dua varian dengan baterai jumbo 7.200 mAh, desain modul kamera persegi panjang yang mengingatkan pada iPhone 17 Pro, dan pilihan chipset yang membedakan keduanya secara signifikan.

Vivo S60 dan S60 Vitality Edition Resmi, HP Baterai 7.200 mAh dan Mirip iPhone 17 Pro

Vivo resmi meluncurkan S60 series di pasar China pada 30 Juni 2026, serentak dalam dua model: Vivo S60 "reguler" dan Vivo S60 Vitality Edition. Keduanya mengusung modul kamera persegi panjang di punggungnya yang langsung mengingatkan pada iPhone 17 Pro, pilihan estetika yang agaknya disengaja untuk menunggangi tren visual yang sedang naik daun di segmen menengah atas.

Dari luar, keduanya nyaris kembar. Layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1,5K (2.750 x 1.260 piksel), refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak 5.000 nits hadir identik di kedua model. Kamera depan 50 MP dengan punch-hole mini? Sama. Baterai 7.200 mAh dengan fast charging 90 watt? Sama juga. Bukan angka kecil.

Pembeda utamanya ada di dapur pacu. S60 reguler ditenagai Snapdragon 8s Gen 3, RAM sampai 16 GB, storage 512 GB. Vitality Edition turun ke Dimensity 7500, RAM maksimal 12 GB, storage tetap 512 GB. Di sektor kamera belakang, keduanya berbagi konfigurasi utama 50 MP plus ultrawide 8 MP, tapi S60 reguler punya telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x yang absen di varian Vitality.

Apakah Dimensity 7500 cukup? Untuk kebutuhan harian, lebih dari layak. Multitasking, gaming kasual, dokumentasi foto dan video, semua bisa ditangani tanpa keluhan. Yang hilang dari Vitality Edition lebih ke soal ambisi: pengguna yang memburu performa puncak atau jangkauan kamera lebih jauh harus naik kelas.

Soal ketahanan, keduanya mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, siap kena guyur hujan deras. Sistem operasinya Android 16 dibalut antarmuka OriginOS 6, yang diklaim lebih mulus dibanding generasi sebelumnya, kalau klaim itu bisa dipegang.

Tiga pilihan warna tersedia: Starry Sea, Early Summer Green, dan Midsummer Night, ketiganya terinspirasi dari nuansa alam. Vivo tampaknya hafal betul selera segmen yang dibidik.

Strategi Vivo di sini terbaca jelas: satu platform desain, dua segmen harga. Vitality Edition bisa jadi pintu masuk bagi pembeli yang mengincar estetika S-series tanpa harus membayar penuh untuk chipset Snapdragon. Baterai 7.200 mAh yang identik di keduanya menjadi daya tarik lintas kantong, angka yang bahkan sejumlah flagship kompetitor belum sanggup menandingi.

Harga untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Tapi dari pola historis Vivo membawa produk ke lokal, bisa jadi segmen ini bakal ramai di kuartal ketiga 2026. Pertanyaannya, apakah Vitality Edition cukup "vital" untuk bersaing di pasar yang makin sesak?