Twitch akhirnya bergerak mengikuti arus. Di ajang TwitchCon Rotterdam 2026 yang berlangsung di Belanda pada akhir Mei lalu, platform live streaming milik Amazon itu mengumumkan fitur Dual Format, eh, maksudnya: fitur yang sudah lama ditunggu kreator yang lelah memilih antara audiens desktop dan audiens ponsel.
Konsepnya sederhana, eksekusinya tidak. Ketika seorang kreator mengaktifkan Dual Format, sistem Twitch secara otomatis menghasilkan dua versi siaran sekaligus: horizontal untuk penonton di desktop, vertikal layar penuh untuk yang nonton lewat ponsel dalam posisi tegak. Begitu ponsel diputar ke lanskap, tampilan langsung beralih ke horizontal layar penuh. Penonton seluler juga punya opsi split view klasik kalau ingin melihat siaran dan kolom chat secara bersamaan dalam orientasi vertikal.
Di balik itu semua, Twitch mengandalkan teknologi Enhanced Broadcasting. Sistem ini memproses beberapa varian siaran secara paralel di sisi server, sehingga beban perangkat kreator tidak ikut meledak saat harus menghasilkan dua format sekaligus. Dukungan transcoding server diberikan kepada kreator berstatus Partner dan sebagian Affiliate saat peluncuran perdana. Untuk sekarang, akses Dual Format masih dibatasi untuk segelintir pengguna beta.
Bukan cuma Dual Format. Twitch juga mengumumkan dukungan streaming resolusi 2K atau 1440p untuk semua Partner dan Affiliate mulai bulan depan, didukung batas bitrate yang dinaikkan: 9 Mbps untuk 1440p dan 7,5 Mbps untuk Full HD 1080p. Kualitas gambar lebih tajam, latency agaknya tidak banyak berubah, tapi setidaknya para streamer FPS kompetitif punya alasan baru untuk happy.
Untuk sisi penonton, ada fitur Mid-Stream Summaries. Penonton yang masuk ke tengah sesi live langsung mendapat sinopsis singkat tentang apa yang sudah terjadi sebelumnya, sehingga tidak perlu mengganggu streamer dengan pertanyaan "lagi ngomongin apa nih?" di kolom chat. Fitur GIF di ruang obrolan juga hadir, tapi eksklusif untuk pelanggan Tier 2 dan Tier 3.
Rangkaian fitur klip ikut diperkuat di sisi kreator. Auto Clips secara otomatis mengidentifikasi momen-momen penting dalam siaran dan menghasilkan klip siap pakai, dilengkapi Auto-caption untuk klip buatan komunitas dan kurasi Best Clips di dalam ringkasan siaran. Bagi kreator yang aktif di Twitch Stories, pembaruan ini juga mempermudah distribusi konten ke sana.
Soal monetisasi, Twitch tidak main-main. Platform ini meluncurkan Creator Badge Drops, Mythic Trains, program Sponsor Kreator, hingga ekspansi Bounty Board ke level Affiliate lewat program Open Invite. Langkah terakhir ini bisa jadi angin segar bagi kreator kecil yang selama ini merasa kampanye brand hanya milik streamer papan atas.
Semua fitur dijadwalkan bergulir bertahap mulai Juni 2026. Twitch tidak menyebut tanggal pasti untuk masing-masing fitur. Bisa jadi resolusi 2K hadir lebih dulu, sementara Dual Format perlu waktu lebih lama sebelum keluar dari fase beta. Pertanyaannya, berapa lama kreator kecil harus antre?
Setelah bertahun-tahun kalah agresif dari TikTok Live dan YouTube dalam perang format vertikal, Twitch kini mulai bermain di lapangan yang sama. Terlambat? Entah kebetulan atau tidak, momentum ini datang tepat saat persaingan platform streaming makin brutal.