SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Tata Kubur Sedan Rp 90 Jutaan di Bawah 20 Ton Puin...

Bisnis

Tata Kubur Sedan Rp 90 Jutaan di Bawah 20 Ton Puing, Ini Hasilnya

Tata Motors memilih cara ekstrem untuk membuktikan ketangguhan Aeris: menimbunnya dengan 20 ton kerikil dan batu pecah hingga terkubur sepenuhnya. Mobil murah itu ternyata masih bisa dinyalakan dan dikendarai pergi.

Sedan Rp 90 Jutaan Dikubur Batu-Puing 20 Ton, Begini Endingnya

Tata Motors punya cara sendiri untuk meyakinkan calon pembeli bahwa sedan murahnya bukan sekadar kaleng-kaleng.

Beberapa pekan setelah Tata Aeris resmi diluncurkan di India, pabrikan asal Mumbai itu merilis video demonstrasi yang cukup bikin dahi mengernyit: sebuah dump truck menumpahkan 20 ton kerikil dan batu pecah langsung ke atap sedan subkompak itu sampai mobilnya nyaris tak terlihat, terkubur sempurna di bawah gunungan material.

Setelah puing-puing disingkirkan? Atap penyok, sejumlah kaca pecah. Tapi ruang kabin tetap utuh. Pintu masih bisa dibuka. Mesin menyala, dan mobil itu melenggang pergi dari lokasi dengan tenaganya sendiri.

Perlu dicatat: 20 ton material itu tidak dijatuhkan sekaligus. Kerikil diturunkan bertahap dari truk, sehingga beban impak yang diterima bodi tidak identik dengan hantaman 20 ton dalam satu waktu. Ini stunt promosi yang dirilis lewat YouTube, bukan uji tabrak resmi dari Bharat NCAP atau Global NCAP. Angka-angkanya dramatis, tapi konteksnya jelas berbeda dari crash test standar industri.

Aksi itu agaknya efektif sebagai pesan pemasaran. Segmen yang disasar Tata Aeris adalah pembeli pertama di India, kelas menengah bawah yang selama ini identik dengan pilihan seperti Maruti Suzuki Dzire atau Honda Amaze. Di kelas itu, persepsi keamanan mobil tidak kalah penting dari harga.

Sebelum uji timbun, Aeris juga dilarikan melewati genangan air dalam dan permukaan jalan berkerikil kasar, dua skenario yang relevan untuk kondisi jalan India sehari-hari.

Soal spesifikasi, Tata membekali Aeris cukup serius untuk kelasnya. Enam airbag sudah jadi standar di seluruh varian, lengkap dengan ESP, ABS, EBD, hill-hold control, dan iTPMS. Varian tertinggi mendapat tambahan Blind View Monitor dan dashcam terintegrasi. Layar infotainment 10,25 inci dengan wireless Apple CarPlay dan Android Auto di segmen ini? Bukan fitur yang bisa dianggap remeh.

Kamera 360 derajat pun tersedia, sesuatu yang biasanya baru muncul di mobil dua atau tiga kali lipatnya harga. Ditambah panel instrumen digital 5 inci, wireless charging ganda pada varian tertinggi, jok depan berventilasi, dan AC otomatis.

Secara dimensi, Aeris adalah sedan subkompak notchback dengan panjang 3.995 mm dan wheelbase 2.450 mm, dibangun di atas platform X-ALFA dengan ground clearance 170 mm. Secara silsilah, ini facelift dari Tigor, dengan ubahan di eksterior yang cukup mencolok, terutama bagian depan yang tampil lebih tegas lewat lampu revisi, gril hitam glossy, dan bumper baru. Bagian belakang mendapat cluster lampu yang lebih lebar dan ramping.

Pilihan mesin tersedia dalam bensin dan CNG, keduanya bisa dipasangkan dengan transmisi manual maupun AMT. Varian CNG otomatis hadir dengan selector putar dan paddle shifter, sentuhan yang terasa sedikit premium untuk kelas harganya.

Harga mulai Rs 5,29 lakh atau sekitar Rp 90 jutaan untuk varian dasar manual, dan merangkak ke Rs 9,74 lakh atau sekitar Rp 175 jutaan untuk varian Accomplished CNG AMT. Pengiriman pertama dijadwalkan mulai 11 Oktober.

Apakah aksi kubur-kuburan itu benar-benar membuktikan sesuatu yang berarti secara teknis? Bisa jadi tidak. Tapi dalam persaingan melawan Dzire yang sudah mapan, kadang yang dibutuhkan bukan data, melainkan gambar yang susah dilupakan.