SELASA, 6 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Sony Alpha 7R VI dan Lensa FE 100-400mm F4.5 GM OS...

Tekno

Sony Alpha 7R VI dan Lensa FE 100-400mm F4.5 GM OSS Masuk Indonesia, Total Investasi Rp147 Juta

Sony resmi memasarkan Alpha 7R VI dan lensa FE 100-400mm F4.5 GM OSS di Indonesia. Keduanya bisa dipesan mulai 22 Mei dengan harga gabungan hampir Rp147 juta.

Sony Announces Alpha 7R VI Camera and FE 100-400mm F4.5 GM OSS Lens – Sports Video Group

Dua produk sekaligus, satu hari yang sama. Sony Electronics resmi membawa Alpha 7R VI dan lensa FE 100-400mm F4.5 GM OSS ke pasar Indonesia, dengan harga masing-masing Rp74.999.000 dan Rp71.999.000. Pre-order dibuka 22 Mei hingga 22 Juni 2026.

Alpha 7R VI adalah generasi keenam dari lini kamera full-frame resolusi tinggi Sony. Dari spesifikasinya, ini bukan iterasi kosmetik. Sensor back-illuminated fully-stacked Exmor RS CMOS 66,8 megapiksel dipasangkan dengan prosesor BIONZ XR2 yang kini dilengkapi unit pemrosesan AI terintegrasi, dan sensor readout-nya diklaim sekitar 5,6 kali lebih cepat dibanding model sebelumnya. Hasilnya: continuous shooting tanpa blackout hingga 30 fps dengan kalkulasi AF/AE sebanyak 60 kali per detik. Bukan angka main-main untuk kamera yang utamanya diposisikan sebagai alat resolusi tinggi.

Dynamic range yang diklaim mencapai 16 stop patut dicermati. Kalau terbukti di kondisi lapangan, angka itu menempatkan a7R VI sejajar dengan beberapa medium format dalam hal latitude pengambilan gambar. Di sisi video, kamera ini mendukung perekaman 8K 30p dengan oversampling dari 8.2K, plus 4K 60p dan 120p full-frame tanpa crop. Stabilisasi optik 5-axis diklaim mampu mengkompensasi hingga 8,5 stop di area tengah frame. Ada pula dukungan perekaman audio internal 32-bit dengan adaptor XLR-A4 XLR.

"Alpha 7R VI dirancang untuk para kreator yang membutuhkan detail luar biasa sekaligus kemampuan untuk merespons setiap momen dengan cepat," ujar Motoya Itako, President Director PT Sony Indonesia. Sony agaknya ingin memposisikan kamera ini bukan sekadar alat studio, tapi perangkat kerja lapangan yang layak buat fotografer yang selama ini mengeluhkan kamera resolusi tinggi cenderung lamban.

Lensa FE 100-400mm F4.5 GM OSS yang diluncurkan bersamaan bukan sekadar pelengkap katalog. Ini penerus langsung dari FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS lama, dengan satu perbedaan yang bikin beda: aperture kini konstan di F4.5 di seluruh rentang fokal. Bagi fotografer satwa liar atau olahraga yang sering meng-zoom di kondisi cahaya minim, perbedaan ini terasa di lapangan.

Kecepatan autofokusnya diklaim tiga kali lebih cepat dari model lama, ditenagai empat unit XD Linear Motor plus algoritma AF generasi terbaru. Kemampuan subject tracking juga disebut meningkat 50 persen, dengan kompatibilitas penuh untuk mengimbangi continuous shooting 120 fps milik Alpha 9 III. Dari sisi optik, Sony menyematkan elemen ED XA, komponen XA, dua elemen Super ED, dan tiga elemen ED untuk mengendalikan aberasi di seluruh rentang zoom. Nano AR Coating II hadir meredam ghosting dan flare saat berhadapan backlight kuat.

Desain inner-zoom memastikan panjang fisik lensa tidak berubah saat melakukan zoom. Detail kecil, tapi sangat diapresiasi fotografer olahraga dan videografer lapangan yang bergantung pada keseimbangan gimbal atau monopod. Bobotnya sekitar 1.840 gram, masuk akal untuk kelas super-telephoto dengan aperture konstan F4.5. Dengan teleconverter opsional, jangkauan bisa diperpanjang hingga 800 mm, atau 1.200 mm efektif di mode APS-C.

Selama periode pre-order, pembeli Alpha 7R VI mendapat bonus baterai NP-SA100, Thule Backpack dan Organizer, serta jaket eksklusif untuk yang mendaftarkan diri ke Alpha Privileged Club. Pembeli lensa FE 100-400mm F4.5 GM OSS mendapat Roller Camera Backpack dan G Master Expedition Kit. Keduanya bisa dipesan melalui Sony Official Store maupun dealer resmi.

Rp147 juta untuk keduanya. Bukan pembelian impulsif. Tapi bagi fotografer profesional yang selama ini menunggu lensa telephoto aperture konstan di ekosistem E-mount, entah kebetulan atau tidak, Sony sepertinya paham betul kapan waktu yang tepat untuk menarik pelatuk.