MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Sergey Brin Gelontorkan Rp1,82 Triliun untuk Hadan...

Bisnis

Sergey Brin Gelontorkan Rp1,82 Triliun untuk Hadang Pajak Miliarder California

Pendiri Google Sergey Brin menjadi donor terbesar kampanye penolakan Proposisi 40 di California, dengan total sumbangan menembus US$102 juta untuk menggagalkan pajak kekayaan 5% bagi para miliarder.

Pendiri Google Habiskan Rp1,8 T Buat Lawan Aturan Pajak Miliarder - Teknologi

Total sumbangan Sergey Brin untuk menggagalkan pajak miliarder di California kini menembus US$102 juta, setara Rp1,82 triliun. Bukan sekadar angka besar. Ini rekor donasi politik untuk satu isu tunggal di negara bagian tersebut.

Suntikan terakhir datang berupa tambahan US$20 juta yang mengalir ke Building a Better California, berdasarkan dokumen pengajuan yang dirilis Jumat lalu. Kelompok ini memang didirikan dengan agenda utama menggagalkan Proposisi 40, sebuah inisiatif pemungutan suara yang akan mengenakan pajak satu kali sebesar 5 persen atas kekayaan bersih warga California yang memiliki aset di atas US$1 miliar. Keputusan final ada di tangan pemilih pada November mendatang.

Bagi Brin, taruhannya tidak perlu dijelaskan panjang lebar. Dengan kekayaan bersih yang diperkirakan puluhan miliar dolar, Proposisi 40 bisa menguras miliaran dolar sekaligus dari kantongnya. Tapi respons Brin agaknya bukan sekadar kalkulasi pajak. Ia, bersama Larry Page, sudah lebih dulu melakukan repositioning aset jauh sebelum debat ini memanas.

Sejumlah entitas bisnis yang terkait dengan Brin dilaporkan hengkang dari California ke negara bagian lain. Page melangkah lebih jauh, membeli properti di Miami, Florida, negara bagian yang tidak memungut pajak penghasilan individu di tingkat negara bagian. Langkah-langkah itu mendahului perdebatan Proposisi 40, tapi kini terbaca sebagai sinyal yang jauh lebih bulat.

Keduanya memang sudah tidak menjalankan operasional harian Alphabet, induk Google, namun kepentingan finansial mereka di California masih besar. Pilihan untuk merogoh kocek lebih dari Rp1,82 triliun demi menghentikan satu kebijakan pajak menunjukkan betapa seriusnya kalangan miliarder Silicon Valley menanggapi arah fiskal negara bagian ini. Kalau data ini bisa dipercaya sebagai cermin sikap, suara Brin tidak lagi berbisik.

Building a Better California bukan organisasi satu isu sempit. Selain melawan pajak miliarder, kelompok ini mendorong kebijakan pro-bisnis dan sejumlah agenda keterjangkauan perumahan. Framing ini penting: kampanye penolakan pajak dikemas seolah perjuangan untuk kepentingan lebih luas, bukan semata perlindungan kekayaan pribadi. Setidaknya begitu klaimnya. Apakah pemilih California akan menelan framing itu bulat-bulat, itu soal lain.

Di kubu seberang, pendukung Proposisi 40 berargumen bahwa pajak ini instrumen redistribusi yang logis. Memaksa segelintir orang dengan kekayaan astronomis untuk ikut menanggung beban layanan publik. California, bagaimanapun, punya defisit anggaran yang tidak kecil dan kebutuhan infrastruktur yang terus membesar.

Pertanyaannya sekarang: apakah uang Rp1,82 triliun cukup untuk mengubah arah bilik suara? Di California, dengan populasi pemilih yang ideologinya beragam, tidak ada yang bisa dipastikan. Yang pasti, entah Proposisi 40 lolos atau amblas, sinyal dari para miliarder Silicon Valley sudah terbaca keras sekali.