SABTU, 10 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Samsung Galaxy M67 Bocor di Geekbench, Bawa Exynos...

Tekno

Samsung Galaxy M67 Bocor di Geekbench, Bawa Exynos 2200 ke Kelas Menengah

Ponsel Samsung seri M generasi berikutnya tertangkap di Geekbench dengan chip Exynos 2200 dan GPU Xclipse 920 berbasis AMD RDNA 2, sebuah lompatan performa yang tidak biasa untuk segmen mid-range.

Samsung mungkin bekali Galaxy M67 dengan chip Exynos kelas atas

Chip yang tiga tahun lalu mengisi dapur pacu Galaxy S22 series kini agaknya bakal turun kelas. Samsung dilaporkan tengah menyiapkan Galaxy M67 dengan bekal Exynos 2200, sebuah langkah yang cukup berani mengingat selama ini seri M dikenal sebagai lini mid-range yang bermain aman di sisi spesifikasi.

Kabar ini bermula dari bocoran tipster teknologi Abhishek Yadav, yang mempublikasikan kemunculan perangkat bernomor model SM-M676K di platform Geekbench. Nama resmi belum dikonfirmasi Samsung, tapi pola nomor model mengarah kuat ke Galaxy M67 sebagai penerus Galaxy M47 5G yang baru saja debut di India.

Dari data Geekbench, kode chip S5E9925 mengidentifikasi kehadiran Exynos 2200, prosesor octa-core fabrikasi 4 nanometer dengan konfigurasi tiga kluster: satu prime core di 2,80 GHz, tiga performance core di 2,52 GHz, dan empat efficiency core di 1,82 GHz. Bukan chip kelas menengah biasa. Exynos 2200 sebelumnya menghuni Galaxy S22 series dan Galaxy S23 FE, dua lini flagship Samsung dari era yang sama.

Yang bikin kepala sedikit geleng-geleng justru urusan GPU-nya. Samsung menyertakan Xclipse 920 berbasis arsitektur AMD RDNA 2, teknologi yang lazimnya ditemukan di konsol game dan laptop gaming. Dengan GPU ini, Galaxy M67 diklaim mendukung hardware-accelerated ray tracing, fitur yang biasanya jadi hak eksklusif perangkat premium. Bagi segmen mid-range, ini bukan angka kecil.

Hasil benchmark mencatat skor single-core antara 1.435 hingga 1.589 poin. Multi-core menyentuh kisaran 3.744 hingga 3.923 poin. RAM yang tercatat 8 GB, kapasitas yang lumrah untuk multitasking dan gaming stabil.

Satu hal yang menarik soal sistem operasinya. Beberapa entri Geekbench menampilkan Android 16, sementara entri lain sudah mencatat Android 17. Perbedaan ini bisa jadi tanda Samsung sedang menjalankan pengujian software jangka panjang untuk memastikan One UI berjalan optimal di atas hardware baru, sekaligus memberi sinyal bahwa ponsel ini akan mendapatkan jaminan pembaruan yang cukup panjang. Kalau data ini bisa dipercaya, tentu kabar baik bagi konsumen yang tidak ingin cepat-cepat ganti HP.

Huruf "K" di nomor model memang menunjuk ke varian Korea Selatan. Tapi Yadav meyakini ini bukan satu-satunya varian yang sedang digarap Samsung, varian untuk India dan pasar global, termasuk kemungkinan Indonesia, disebut sedang dalam pipeline pengembangan.

Sebagai patokan harga, Galaxy M47 5G dijual mulai dari Rs 25.999 atau sekitar Rp4,8 jutaan di India. Melihat lompatan spesifikasi yang dibawa Galaxy M67, khususnya di sisi GPU, posisi harganya kemungkinan sedikit lebih tinggi tapi tetap bersaing di segmen menengah. Seberapa agresif Samsung menetapkan banderolnya akan menentukan apakah ponsel ini benar-benar jadi ancaman serius bagi kompetitor di kelas yang sama.