Siklus pasar smartphone bekerja tanpa ampun. Begitu Samsung Galaxy A37 5G resmi mendarat di Indonesia, harga Galaxy A55 5G langsung dihajar koreksi di berbagai kanal ritel resmi maupun platform purna jual, per pertengahan Mei 2026.
Ini bukan sekadar diskon musiman. Stok yang menumpuk di gudang distributor, ditambah pergeseran minat konsumen ke seri terbaru, membuat nilai jual riil A55 5G tergerus cukup dalam dibanding harga peluncurannya. Paradoksnya, kondisi ini justru jadi momentum emas bagi konsumen yang mengincar spesifikasi tinggi dengan dompet lebih tipis.
A55 5G masih layak dipertimbangkan. Layar Super AMOLED 6,6 inci dengan kecerahan 1.000 nits, chipset fabrikasi 4nm yang hemat daya, kamera utama 50MP dengan optical image stabilization, baterai 5.000 mAh, fast charging 25W, semuanya masih relevan untuk pemakaian harian. Bobot 213 gram terasa solid berkat material premium pada rangkanya. Sertifikasi IP67 cukup untuk cipratan air sehari-hari, dan Samsung menjanjikan empat generasi pembaruan sistem operasi sejak perilisan. Perangkat ini tidak akan cepat ketinggalan zaman dari sisi software.
Calon pembeli yang anggarannya longgar punya opsi lain. Galaxy A37 5G menawarkan lompatan yang cukup nyata dari pendahulu langsungnya, Galaxy A36 5G. Chipset Exynos 1480 yang ditanamkan Samsung menggantikan Snapdragon 6 Gen 3 di A36 5G, dengan peningkatan NPU, GPU, dan CPU yang diklaim masif. Bagi yang sering edit video pendek langsung dari ponsel atau main game kompetitif, perbedaan ini agaknya terasa sejak hari pertama.
Kamera? Sekilas identik. Konfigurasi tiga lensa, 50MP utama, 8MP ultra-wide, 5MP makro, memang dipertahankan di A37 5G. Tapi yang berubah adalah ukuran piksel sensor: naik dari 0,8 mikrometer ke 1 mikrometer, dipadu ISP generasi baru dan dukungan HDR Video. Buat kreator konten yang sering kerja di kondisi low-light, peningkatan ini tidak bisa dianggap sekadar kosmetik.
Sisi ketahanan juga naik kelas. A37 5G kini bersertifikasi IP68, naik dari IP67 milik A36 5G. Artinya, perangkat bisa direndam di air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Relevan buat pengguna bermobilitas tinggi atau yang sering beraktivitas di luar ruangan. Bukan sekadar angka di brosur.
Di sisi software, A37 5G berjalan di Android 16 dengan One UI 8.5, sementara A36 5G masih di Android 15 dengan One UI 7. Circle to Search 3.0 kini dilengkapi kemampuan Find the Look untuk mencari referensi mode pakaian secara instan. Ada juga Voice Transcription yang mengonversi rekaman suara menjadi teks tanpa koneksi internet. Fitur yang terdengar sederhana, tapi cukup berguna untuk pelajar atau profesional yang sering rapat.
Soal banderol, A37 5G dilepas Rp6.599.000 untuk varian 8/128GB dan Rp7.299.000 untuk 8/256GB. Empat pilihan warna: Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Gray Green, dan Awesome White. Selama periode promo yang berlaku hingga 31 Mei 2026, Samsung menyediakan paket trade-in, cicilan bunga 0%, hingga DP 0% via Finance+, dengan total keuntungan yang diklaim bisa mencapai Rp4.600.000.
Pilihan akhirnya soal kebutuhan dan kantong. A55 5G yang sedang turun harga menarik untuk konsumen yang mengejar value for money. A37 5G untuk yang mau performa terkini dan tidak mau ketinggalan fitur AI terbaru. Pertanyaannya, mana yang dua tahun lagi terasa lebih worth it? Jawabannya belum ada, dan baru terbukti nanti.