Sebuah ruko di Perumahan Puri Cendana, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digerebek dalam operasi P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) pada Selasa, 30 Juni 2026. Bukan pencurian listrik skala kecil: sambungan ilegal tiga fasa yang disedot dari jaringan PLN mencapai 33.000 Volt Ampere, setara kebutuhan puluhan rumah tangga.
Semua bermula dari petugas catat meter PLN yang mencium anomali konsumsi daya di lokasi itu. PLN ULP Tambun lalu menggelar pemeriksaan menyeluruh, didampingi personel Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polres Metro Bekasi.
Hasil di lapangan telak. Sambungan dialirkan langsung, memotong jalur meteran resmi. Petugas menemukan sejumlah MCB yang masih mengalirkan arus secara tidak sah. Suhu di dalam ruangan panas menyengat, indikasi khas perangkat elektronik berdaya besar yang bekerja nonstop.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan operasi itu. "Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas PLN dengan pendampingan anggota Polri, ditemukan adanya sambungan listrik ilegal tiga fasa di ruko tersebut," kata Budi, Kamis (2/7). Petugas langsung memutus aliran dan menyita barang bukti berupa kabel serta sejumlah peralatan ke Kantor PLN ULP Tambun.
Rekaman video penertiban sempat viral di media sosial. Publik ramai menduga ruko itu dipakai sebagai mining farm bitcoin ilegal. Klop, memang: konsumsi daya raksasa, suhu tinggi, tumpukan perangkat kelistrikan. Entah kebetulan atau tidak, profil itu persis setup penambangan kripto skala industri.
Polisi masih menahan kesimpulan. "Belum diketahui apa temuan tersebut," kata Budi, mengisyaratkan penyelidikan masih berjalan. PLN ULP Tambun, didampingi anggota Pamobvit, kini telah resmi melaporkan kasus ini ke Polres Metro Bekasi. Nilai kerugian dan rincian teknis alat sitaan belum dibuka ke publik.
Dari sudut bisnis, kasus ini lebih dari sekadar berita kriminal. Pencurian listrik berskala besar semacam ini menggerus langsung neraca PT PLN (Persero), yang tiap tahun menanggung susut distribusi akibat praktik serupa di seantero negeri. Kalau data susut non-teknis PLN bisa dipercaya, angkanya tidak kecil. Tekanan itu, agaknya, masih jauh dari reda.