MINGGU, 4 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  RON 92 RI Rp16.000-an, Lebih Murah dari Kamboja ta...

Bisnis

RON 92 RI Rp16.000-an, Lebih Murah dari Kamboja tapi Jauh dari Singapura

Harga BBM RON 92 di Indonesia bertahan di kisaran Rp16.250 hingga Rp16.670 per liter per Juli 2026, masih lebih murah dari Kamboja dan jauh di bawah Singapura yang menembus Rp47.260 per liter.

Bertahan di Kisaran Rp16.000, RON 92 RI Jadi yang Termahal? - Energi

Per 1 Juli 2026, tidak ada satu pun operator SPBU besar di Indonesia yang menggerakkan harga BBM RON 92 mereka. Semuanya kompak menahan posisi.

PT Pertamina mempertahankan harga Pertamax di Rp16.250 per liter. BP-AKR dan PT Vivo Energy Indonesia, yang menjual produknya masing-masing sebagai BP 92 dan Revvo 92, sama-sama mematok Rp16.670 per liter. Shell Indonesia belum menjual bensin jenis apa pun hingga tanggal tersebut.

Apakah harga segitu tergolong mahal untuk kawasan? Tergantung dibandingkan dengan siapa.

Di Kamboja, RON 92 dijual di kisaran 4.050 riel per liter, atau setara Rp18.170 per liter, berlaku mulai 30 Juni 2026. Konsumen di Phnom Penh membayar sekitar 9% lebih mahal untuk kualitas oktan yang sama dibanding konsumen di Jakarta.

Singapura lain cerita. Tiga operator di sana, yakni Esso Singapore, Singapore Petroleum Company, dan Caltex, semuanya membanderol RON 92 di S$3,34 per liter atau sekitar Rp47.260 per liter. Hampir tiga kali lipat harga Indonesia.

Perbandingan langsung seperti ini, agaknya, terlalu sederhana untuk ditelan mentah-mentah. Singapura menerapkan pajak bahan bakar yang tinggi sebagai instrumen kebijakan transportasi, bukan sekadar penerimaan negara. Struktur pasar, subsidi, dan daya beli masing-masing negara jelas berbeda. Tapi angkanya tetap mencolok, dan bisa jadi berguna sebagai cermin bagi siapa pun yang menganggap harga BBM Indonesia sudah di luar nalar.

Yang mencolok dari kondisi Juli 2026 ini: keseragaman keputusan para operator untuk tidak bergerak. Fluktuasi harga minyak mentah global masih berlangsung, tapi pilihan menahan harga bisa dibaca sebagai sinyal kehati-hatian, atau sekadar menunggu arah kebijakan pemerintah lebih jelas sebelum melakukan penyesuaian.

Bagi konsumen ritel, selisih antara Pertamax di Rp16.250 dan Revvo 92 atau BP 92 di Rp16.670 mungkin terasa kecil. Rp420 per liter. Tapi dalam skala jutaan liter per hari, margin itu bukan angka yang bisa diabaikan begitu saja oleh para operator.