MINGGU, 11 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Rollme AirCam: Headset Open-Ear Berkamera AI Sehar...

Tekno

Rollme AirCam: Headset Open-Ear Berkamera AI Seharga Rp1,3 Juta

Rollme meluncurkan AirCam, headset open-ear dengan kamera Sony 8MP, fitur AI berbasis LLM, dan penerjemah bahasa real-time, seharga US$79,99 atau sekitar Rp1,3 jutaan.

Rollme-AirCam

Bukan kacamata pintar, bukan action cam, bukan sekadar TWS biasa. Rollme AirCam masuk dengan formula yang agak nekad: headset open-ear yang sekaligus jadi kamera, asisten AI, dan penerjemah bahasa dalam satu perangkat seharga Rp1,3 jutaan.

Di jantung perangkat ini tertanam kamera Sony 8MP yang sanggup merekam video Full HD 1080p pada 30 fps. Electronic Image Stabilization (EIS) meredam guncangan saat pengguna berlari atau bersepeda. Satu hal yang perlu pengguna ketahui: setiap sesi rekaman dibatasi maksimal 10 menit, agaknya karena penyimpanan internal hanya 8GB. Untuk transfer file, Rollme mengandalkan Wi-Fi 6 dual-band, jauh lebih kencang ketimbang koneksi nirkabel generasi sebelumnya.

Yang membedakan AirCam dari sekadar "headset dengan kamera" adalah integrasi AI berbasis Large Language Model. Kamera bisa mengenali objek, teks, hingga landmark di depan pengguna, lalu AI langsung menyodorkan informasi kontekstualnya. Ada juga fitur terjemahan bahasa secara real-time, berguna saat traveling ke negara dengan bahasa asing. Seberapa akurat terjemahannya dalam kondisi nyata? Itu yang masih perlu dibuktikan lapangan.

Desainnya sengaja menghindari format smart glasses yang sedang ramai. Rollme memilih bentuk headset yang melingkari kepala, dengan driver dinamis 16mm yang diposisikan di luar liang telinga. Open-ear memang bukan untuk pengalaman audio paling imersif, tapi justru di situ poinnya: pengguna tetap bisa mendengar suara sekitar, dari klakson sampai orang yang memanggil dari kejauhan. Soal keselamatan, bukan preferensi.

Dua mikrofon dengan teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC) menjaga kualitas panggilan tetap jernih meski di keramaian. Baterai 220mAh diklaim tahan sampai 10 jam untuk pemutaran audio, cukup untuk satu hari penuh tanpa repot cari colokan.

Harga? US$79,99, atau sekitar Rp1,3 juta. AirCam tersedia dalam tiga varian warna: hitam, putih, dan oranye. Di kelas harga ini, kombinasi sensor Sony plus AI plus audio open-ear memang terdengar terlalu bagus. Wajar kalau sebagian calon pembeli masih menunggu review lapangan sebelum memutuskan.

Satu isu yang tidak bisa diabaikan: kamera yang tersembunyi di balik perangkat yang tampak seperti earbud biasa memunculkan tanda tanya soal privasi di ruang publik. Bukan isu baru di segmen wearable AI, tapi tetap menggigit, terutama di tempat-tempat yang sensitif terhadap perekaman.

AirCam sudah bisa dipesan lewat toko resmi online Rollme. Bersamaan dengan peluncuran ini, Rollme juga memperkenalkan Hero D5, smartwatch tangguh dengan GPS dual-band dan sertifikasi MIL-STD 810H. Sinyal jelas bahwa perusahaan ini sedang serius menggarap ekosistem wearable dari berbagai sudut.