KAMIS, 15 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di China, Bate...

Tekno

Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di China, Baterai 9.000 mAh dengan Garansi 5 Tahun

Xiaomi resmi memperkenalkan Redmi Note 17 dan Note 17 Pro di China pada 14 Juli 2026, membawa baterai jumbo hingga 9.000 mAh dan program garansi baterai lima tahun yang belum pernah ada sebelumnya di kelas menengah.

Bocoran Redmi 17 5G, Disebut Pakai Baterai 7.500 mAh

Xiaomi akhirnya angkat bicara soal generasi terbaru seri Redmi Note, dan angka yang paling bikin orang berhenti scroll adalah ini: 9.000 mAh untuk varian Pro, dengan garansi baterai lima tahun. Bukan janji marketing biasa.

Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di China pada 14 Juli 2026, hadir sebagai penerus Redmi Note 15 series yang rilis tahun lalu. Keduanya membawa lompatan spesifikasi yang cukup agresif, terutama di sektor daya yang selama ini jadi keluhan utama pengguna ponsel kelas menengah.

Varian reguler Redmi Note 17 dibekali baterai 8.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal, atau sekitar 22 jam untuk memutar konten video pendek. Pengisian cepat 45W tersedia, plus reverse charging 22,5W yang memungkinkan ponsel berfungsi layaknya power bank. Redmi Note 17 Pro melompat lebih jauh: kapasitas 9.000 mAh, teknologi silicon-carbon, dukungan fast charging 67W. Angka yang besar, bahkan untuk ukuran flagship.

Program garansi baterai lima tahun agaknya menjadi pembeda paling menarik dari seluruh paket yang ditawarkan. Diberi nama "First Sale Free Five-Year Battery Upgrade Guarantee", skema ini menjanjikan penggantian baterai gratis apabila kapasitasnya turun di bawah 80 persen dalam empat tahun pertama. Lebih menarik lagi, jika degradasi terjadi di tahun kelima, Xiaomi tidak sekadar mengganti, melainkan meningkatkan kapasitasnya. Materi promosi perusahaan mengindikasikan penambahan hingga 1.000 mAh, sehingga pengguna berpotensi mengantongi baterai 10.000 mAh sebagai pengganti. Program ini, perlu dicatat, hanya berlaku bagi pembeli pada masa penjualan perdana. Setidaknya itu klaim manajemen.

Dari sisi performa, Xiaomi memilih jalur yang berbeda untuk masing-masing varian. Snapdragon 4 Gen 4 berfabrikasi 4nm mengtenagai varian reguler, dipadukan RAM LPDDR4X hingga 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256GB. Slot microSD masih tersedia, sesuatu yang kian langka di era penyimpanan cloud. Varian Pro naik kelas dengan Snapdragon 6s Gen 4 yang juga dibuat pada proses 4nm, RAM hingga 12GB, dan pilihan penyimpanan hingga 512GB. Khusus varian 256GB ke atas, penyimpanannya sudah UFS 3.1.

Satu hal yang cukup mengejutkan: Xiaomi membalik logika ukuran layar. Biasanya varian Pro identik dengan layar lebih lebar. Kali ini justru sebaliknya. Redmi Note 17 reguler hadir dengan panel OLED 7 inci beresolusi 1.080 x 2.396 piksel dan kecerahan puncak 1.800 nit, diklaim sebagai layar terbesar yang pernah digunakan Xiaomi pada lini Redmi. Redmi Note 17 Pro menggunakan OLED 6,83 inci yang lebih kecil, namun dengan panel lebih unggul: resolusi 1.280 x 2.772 piksel, dukungan warna 12-bit, kecerahan puncak 3.500 nit. Layar reguler yang lebih besar, panel Pro yang lebih tajam. Entah kebetulan atau tidak, strategi ini membuat keduanya punya segmen penggemar yang berbeda.

Ketahanan fisik juga mendapat porsi serius. IP65 untuk varian reguler, cukup untuk percikan dan debu harian. Varian Pro jauh lebih ambisius: IP66, IP68, IP69, hingga IP69K, tahan perendaman sekaligus semprotan air bertekanan tinggi. Gorilla Glass Victus 2 melindungi layarnya, dan Xiaomi mengklaim perangkat ini lolos uji jatuh dari ketinggian 3 meter menggunakan bola logam. HyperOS 3 juga dioptimalkan agar performa tetap mulus, mencakup peningkatan startup aplikasi dan teknologi wear leveling pada penyimpanan.

Untuk kamera, kedua varian sama-sama mengandalkan sensor utama 50MP dengan kamera selfie 8MP. Redmi Note 17 Pro menambahkan sensor depth 2MP. Fitur berbasis AI turut disematkan: mode foto otomatis, pendeteksi deepfake saat panggilan video, dan sistem anti-penipuan yang memblokir panggilan scam berbasis skrip.

Di China, Redmi Note 17 dijual mulai 1.299 yuan atau sekitar Rp3,4 juta untuk varian 6GB/128GB, dengan varian tertinggi 8GB/256GB di angka 1.599 yuan alias Rp4,2 juta. Untuk pasar Indonesia, harga diperkirakan mulai Rp3,2 juta hingga Rp4,5 juta, meski Xiaomi belum mengumumkan jadwal masuk ke pasar global. Pola yang familiar: pada generasi sebelumnya, varian global kerap hadir dengan beberapa penyesuaian spesifikasi, terutama di sektor kamera. Bisa jadi sejarah terulang.