RABU, 14 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Redmi Kids Watch Pro: Lacak Anak 5 Hari Meski Jam...

Tekno

Redmi Kids Watch Pro: Lacak Anak 5 Hari Meski Jam Tangan Sudah Mati

Xiaomi resmi meluncurkan Redmi Kids Watch Pro di China, smartwatch anak dengan fitur offline tracking yang diklaim mampu membagikan lokasi hingga lima hari setelah perangkat kehabisan daya.

Redmi Kids Watch Pro Resmi Meluncur, Punya Kamera Ganda dan Bisa Lacak Lokasi Meski Mati

Xiaomi punya jawaban buat kekhawatiran orang tua yang selama ini bergantung pada sinyal baterai untuk tahu keberadaan anaknya. Redmi Kids Watch Pro, smartwatch anak terbaru dari divisi Redmi, resmi meluncur di China pertengahan Juli 2026 dengan satu fitur yang langsung bikin orang berhenti scroll: pelacakan lokasi yang tetap berjalan bahkan saat jam tangan sudah mati total.

Bukan klaim ringan. Xiaomi menyebut perangkat ini masih bisa membagikan informasi lokasi anak hingga sekitar lima hari setelah baterai benar-benar habis atau perangkat sengaja dimatikan. Cara kerjanya mengandalkan jaringan Find My milik Xiaomi yang tersebar di banyak perangkat, eh, maksudnya: sinyal lokasi diteruskan lewat perangkat Xiaomi lain yang kebetulan lewat di sekitar jam tangan tersebut. Sistem ini ditopang prosesor dual-core dan teknologi penentuan posisi berbasis AI generasi ketiga.

Soal akurasi, Xiaomi mengklaim sistem AI-nya bisa mendeteksi gedung tempat anak berada sekaligus lantai mana yang sedang mereka injak. Perangkat juga diklaim mampu mengenali stasiun kereta bawah tanah, mencatat rute perjalanan harian, menyimpan riwayat lokasi, dan memperbarui posisi setiap detik ke aplikasi pendamping orang tua. Kalau data ini bisa dipercaya, angkanya lumayan mengesankan. Di atas kertas, setidaknya.

Desainnya cukup menarik untuk segmen anak. Layar segi delapan dipasangkan dengan kamera 5 MP di bezel atas dan kamera flip-up 5 MP di bagian belakang, sehingga anak bisa swafoto sekaligus memotret ke arah depan. Dua kamera. Di jam tangan anak.

Fitur kesehatan mencakup pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), 18 mode olahraga, dan lima fitur penilaian kebugaran. Ada juga peringatan proximity air yang otomatis mengirim notifikasi ke orang tua ketika anak terdeteksi berada di dekat kolam renang, danau, atau sungai. Berguna bagi keluarga yang anaknya gemar bermain di area perairan tapi belum bisa berenang.

Dari sisi komunikasi, anak bisa berkirim pesan atau melakukan panggilan suara lewat versi ramah anak dari WeChat dan QQ. Menambahkan teman cukup dengan menempelkan dua perangkat, tap-to-add, berlaku juga untuk smartwatch merek lain yang kompatibel. Sisi orang tua dilayani lewat dasbor khusus yang mencakup pemantauan screen time, aktivitas harian, daftar aplikasi yang digunakan, hingga opsi menonaktifkan jam tangan secara otomatis selama jam sekolah.

Redmi Kids Watch Pro hadir sebagai penerus model yang diluncurkan Januari lalu, membawa peningkatan fitur keamanan dan pemantauan yang cukup substansial. Dibanderol 1.199 yuan atau sekitar Rp3,2 juta, harganya ada di kelas menengah untuk kategori smartwatch anak. Apakah bakal masuk Indonesia? Hingga sekarang Xiaomi belum mengumumkan ekspansi ke luar China, jadi agaknya pasar lokal masih harus bersabar.