SENIN, 12 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  RedMagic 11 Pro+ Puncaki AnTuTu 2026 dengan 4,1 Ju...

Tekno

RedMagic 11 Pro+ Puncaki AnTuTu 2026 dengan 4,1 Juta Poin, Standar 'Kencang' Naik Level

RedMagic 11 Pro+ merebut takhta benchmark AnTuTu 2026 dengan skor 4,13 juta poin, didukung pendingin air aktif layaknya PC gaming. Persaingan papan atas makin brutal, dengan lima besar serentak menembus 4 juta poin.

Mari kita review HP Gaming terbaiknya @nubia_indonesia #nubiaRedMagic11Pro ini, seperti apa reviewnya? langsung aja tonton videonya di youtube reviewgadgetindonesia atau cek link yang ada di bio ya

Skor 4 juta poin di AnTuTu bukan lagi pencapaian istimewa, itu sudah jadi tiket masuk lima besar. Dan yang duduk paling atas papan, dengan 4.118.828 poin, adalah RedMagic 11 Pro+ buatan Nubia, menggeser Xiaomi 17 Ultra yang sempat bertakhta di periode sebelumnya.

Apa yang bikin RedMagic 11 Pro+ beda dari kompetitor? Bukan cuma chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan RAM 24GB dan storage 1TB. Yang lebih krusial adalah sistem pendinginnya, yang terang-terangan meniru cara kerja PC gaming. Perangkat ini menjadi smartphone pertama yang mengintegrasikan pompa mikro berbahan keramik untuk secara aktif mendorong cairan pendingin di dalam bodi, berdampingan dengan kipas aktif konvensional. Hasilnya, prosesor bisa dipacu hingga 4,6 GHz terus-menerus tanpa throttling. Thermal management seperti ini yang memungkinkan chip "lari kencang" dalam jangka panjang, bukan cuma saat burst sesaat.

Versi berikutnya dari lini yang sama, RedMagic 11S Pro, kini resmi debut global dengan spesifikasi yang bahkan lebih agresif. Chipset yang diusung adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version, varian dengan clock speed puncak 4,74 GHz, lebih tinggi dari versi standar di 4,61 GHz. Tipis di atas kertas. Tapi dalam skenario gaming kompetitif, setiap milidetik terasa.

Sistem pendingin AquaCore pada 11S Pro terdiri dari kipas internal 24.000 RPM, vapor chamber seluas 13.116 mm², dan pendingin cair berfluorinasi yang diklaim pertama di industri. Seluruh manajemen suhu dikendalikan software Energy CUBE 3.0. Di luar soal termal, performa gaming juga dibantu chip khusus RedCore R4 yang mengoptimalkan grafik, respons sentuhan haptik, hingga audio secara real-time. Layar OLED 6,85 inci berjalan di refresh rate 144 Hz dengan touch sampling rate 3.000 Hz, kecerahan puncak 1.800 nits. Baterai 7.500 mAh dengan fast charging 80W, kabel maupun nirkabel, menutup daftar spesifikasi yang sulit dicari celahnya.

849 dolar AS. Itu harga masuk RedMagic 11S Pro untuk varian 12GB/256GB di pasar global, setara sekitar Rp13,6 juta. Varian tertinggi 16GB/512GB dibanderol 949 dolar AS, atau sekitar Rp15,2 juta. Pre-order dimulai 9 Juni, penjualan terbuka 10 Juni. Bagi yang gerak cepat, ada Early Bird Voucher seharga 1 dolar untuk potongan 30 dolar.

Di luar kubu RedMagic, peta persaingan tidak kalah sengit. iQOO 15 di posisi kedua dengan 4.078.562 poin mengandalkan chip tambahan "Supercomputing Q3" untuk mendistribusikan beban grafis. OnePlus 15 (4.073.184) memanfaatkan sinkronisasi RAM LPDDR5X Ultra secara real-time. Yang menarik buat konsumen Indonesia, iQOO 15 dipastikan masuk pasar lokal dan berpotensi menjadi salah satu smartphone Snapdragon 8 Elite Gen 5 pertama yang bisa dibeli resmi di sini.

Pertempuran chipset juga layak dicermati. Snapdragon 8 Elite Gen 5 memang mendominasi papan atas, tapi MediaTek Dimensity 9500 tidak bisa diremehkan. Vivo X300 Pro (4.031.744) dan OPPO Find X9 Pro (4.023.008) membuktikan bahwa Dimensity 9500 dengan arsitektur "All Big Core" dan GPU Mali-G1 Ultra masih mampu bersaing di level tertinggi. OPPO Find X9 bahkan sudah bisa dibeli resmi di Indonesia, pilihan konkret bagi yang mengincar performa flagship tanpa antre impor.

Angka benchmark memang bukan satu-satunya tolok ukur pengalaman gaming, dan para gamer berpengalaman tahu betul itu. Tapi kalau data ini bisa dipercaya, saat lima besar papan AnTuTu serentak menembus 4 juta poin, sinyalnya jelas: standar "kencang" sudah naik satu lantai, dan flagship tahun lalu mulai terasa seperti kelas menengah.