Hampir sepuluh tahun adalah waktu yang lama untuk menunggu game tanpa tanggal rilis. Cygames, agaknya, tidak terlalu pusing dengan itu.
Project Awakening, RPG aksi yang pertama kali diumumkan pada 2016, dikonfirmasi masih dalam pengerjaan aktif dan kini memasuki fase akselerasi. Kabar ini disampaikan Tomino Kimihiro dalam wawancara dengan CGWorld, sementara Presiden Cygames Koichi Watanabe memberikan konfirmasi terpisah kepada Gematsu soal kondisi proyek secara umum.
"Pembangunan di Project Awakening tentu saja terus berkembang. Apa yang bisa saya katakan saat ini adalah bahwa itu 'benar-benar mulai terbentuk.' Semua orang di tim bekerja setiap hari dengan rasa percaya diri yang nyata bahwa segala sesuatunya berjalan bersama," kata Watanabe. Bukan pernyataan standar dari eksekutif yang biasanya pelit kata soal proyek sekompleks ini.
Di balik optimisme itu ada perombakan besar yang sudah berjalan. Cyllista engine, teknologi internal Cygames yang sebelumnya dipakai, resmi ditinggalkan. Penggantinya Unreal Engine 5, dengan target yang tidak tanggung-tanggung: visual photorealism. Klaim yang masih harus dibuktikan lewat gameplay nyata, kalau data ini bisa dipercaya. Tapi pilihan engine ini setidaknya memberi sinyal serius soal skala ambisi mereka.
Perpindahan engine itu ikut membentuk ulang mekanik pertarungan. Combat di Project Awakening kini dirancang dengan tempo lebih lambat dan terasa lebih berat ketimbang Granblue Fantasy: Relink, judul andalan Cygames yang meluncur pada 2024. Dodge dan block jadi elemen inti, sedangkan motion karakter sengaja dibuat berat untuk menciptakan rasa kendali yang responsif tapi berbobot. Pendekatan yang lebih dekat ke Monster Hunter atau Dark Souls ketimbang action RPG Jepang pada umumnya.
Pertanyaannya, seberapa jauh proyek ini bergeser dari visi awal? Watanabe tidak mengelak. "Jika Anda bertanya, 'Apakah itu persis sama?,' Saya akan mengatakan itu sedikit berbeda. Arah keseluruhannya sebagian besar tetap sama, tetapi seiring berkembangnya pengembangan, kami terus memolesnya dengan menambahkan elemen baru di sana-sini," ujarnya. Diplomatis, tapi setidaknya mengisyaratkan pengembangan yang organik, bukan proyek yang diam-diam nyangkut di tempat.
Dari sisi tim, ada infus tenaga segar yang bisa jadi percepatan nyata. Pengembangannya kini melibatkan staf yang sudah bergabung sejak awal, diperkuat kru yang baru selesai menggarap Granblue Fantasy: Relink. Veteran proyek plus orang-orang yang baru saja ship sebuah game besar. Kombinasi yang tidak buruk.
Satu kabar lebih konkret datang dari proyek lain yang seumuran. Lost Order, yang juga pertama kali diumumkan pada 2016, disebut Watanabe sudah memasuki "peregangan terakhir" pengembangan. Artinya Cygames punya setidaknya satu proyek lama yang sudah mendekati garis finish.
Soal jadwal rilis Project Awakening? Masih gelap total. Tidak ada angka, tidak ada window, tidak ada petunjuk kuartal. Yang ada hanya konfirmasi bahwa proyeknya berjalan dan timnya semangat. Cukup untuk meredam spekulasi bahwa game ini sudah diam-diam dibatalkan, tapi belum cukup untuk memuaskan penggemar yang sudah menunggu sejak era PlayStation 4 masih baru.