JUMAT, 9 OKTOBER 2026

Home  ›  Ekonomi  ›  Prambanan Jadi Panggung Diplomasi, India Bawa Pelu...

Ekonomi

Prambanan Jadi Panggung Diplomasi, India Bawa Peluang 1,4 Miliar Wisatawan

Kunjungan PM Narendra Modi ke Candi Prambanan bersama Presiden Prabowo membuka babak baru konservasi berbasis AI dan peluang inbound tourism dari pasar India yang selama ini belum tergarap maksimal.

Prambanan temple: Indonesia's Hindu heritage site and the India connection - Anantam IAS

Prabowo Subianto dan Narendra Modi berdiri bersama di kompleks Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026). Bukan kunjungan seremonial biasa. Di balik sesi foto dua pemimpin itu, ada program konservasi yang menyasar ratusan struktur candi yang menunggu eksekusi, dan potensi pasar wisatawan 1,4 miliar jiwa yang selama ini baru tergali di permukaan.

Target konkretnya: 224 perwara, yakni candi-candi pendamping di halaman kompleks Prambanan yang kondisinya belum sepenuhnya terpugar. Pendekatannya tidak konvensional. Selain penelitian arkeologi dan dokumentasi digital, rekonstruksi berbasis kecerdasan buatan ikut dimasukkan ke dalam metodologi. Pertukaran pengetahuan antara konservator kedua negara juga menjadi bagian dari paket kerja sama ini.

Modi sendiri tampaknya tidak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan. PM India itu menyebut Prambanan sebagai ruang yang menampung warisan budaya bersama, peradaban yang telah saling bersentuhan lebih dari 1.200 tahun. "Warisan budaya bangsa ini mengingatkan kita pada keharuman warisan budaya yang kita miliki di India. Dan, warisan budaya inilah yang menyatukan kedua negara kita. Selama lebih dari 1.200 tahun, masyarakat negeri ini telah melestarikan warisan budaya ini dengan komitmen, ketekunan, dan pengabdian," kata Modi.

Bagi PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku induk dari pengelola kawasan, momen ini agaknya lebih dari sekadar urusan pemugaran batu candi. Direktur Utama InJourney Maya Watono terang-terangan menyebut ini bagian dari strategi nation branding yang menyasar pasar India. "Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nation branding Indonesia sebagai destinasi budaya kelas dunia yang mampu mengelola warisan budaya secara berkelanjutan melalui kemitraan internasional. Kami optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan daya tarik Indonesia, khususnya di pasar India yang memiliki penduduk 1,4 miliar jiwa, sekaligus mendorong pertumbuhan inbound tourism berkualitas," kata Watono.

Angka kunjungan wisatawan India ke Prambanan saat ini rata-rata hampir 4.000 orang per tahun. Dari total kunjungan kawasan yang menyentuh sekitar 2,4 juta per tahun, porsi India masih secuil. Itulah gap yang ingin dikejar. Pertanyaannya, berapa lama tren ini bisa benar-benar bergerak?

Kepala Museum dan Cagar Budaya Esti Nurjadin menegaskan seluruh pekerjaan konservasi akan mengedepankan keaslian dan keutuhan situs, sesuai standar warisan dunia UNESCO yang diraih Prambanan sejak 1991. Keberhasilan program ini, menurut Esti, tidak diukur semata dari berapa perwara yang selesai dipugar. "Keberhasilan kerja sama ini tidak hanya diukur dari jumlah perwara yang dikonservasi, tetapi juga peningkatan kapasitas konservator Indonesia, berkembangnya praktik konservasi berbasis ilmu pengetahuan, dan terjaganya nilai warisan dunia Prambanan," tutur Esti.

Sisi ekonomi tidak dilupakan. Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan menjelaskan, sejak ditetapkan sebagai pusat ibadah umat Hindu Indonesia dan dunia pada 2022, kawasan ini sudah melampaui label destinasi wisata atau situs arkeologi biasa. Ruang diplomasi budaya, spiritualitas, pendidikan lintas negara. Bagi ekonomi lokal, percepatan pemugaran diharapkan menciptakan lapangan kerja, menumbuhkan UMKM, dan memperkuat ekonomi kreatif di sekitar destinasi.

Proyek konservasi ini bisa jadi katalis nyata, kalau data ini bisa dipercaya sebagai titik tolak. Atau bisa juga berakhir sebagai tanda tangan bilateral yang manis di atas kertas tanpa tindak lanjut terukur. Yang jelas, dengan pasar India yang masih tidur dan metodologi AI yang belum pernah diterapkan di sini sebelumnya, taruhannya tidak kecil.