Segmen entry-level punya pemain baru yang layak diperhitungkan. POCO, sub-brand Xiaomi yang tak segan memangkas harga demi volume pasar, resmi meluncurkan C81 Pro di Indonesia pada 27 April 2026. Harga pembukanya Rp1.549.000 untuk varian dasar 4GB/64GB.
Angka itu bukan sekadar gimmick. Layar IPS LCD 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz plus baterai 6.000 mAh di harga segitu, agaknya POCO serius ingin merebut perhatian pengguna yang selama ini dipaksa kompromi antara daya tahan baterai dan pengalaman visual. Pertanyaannya, berapa banyak pesaing di harga sama yang bisa menawarkan dua hal itu sekaligus?
Desainnya plastik, tapi finishingnya rapi, tidak terkesan murahan. Tiga pilihan warna tersedia: Black, Gold, dan Green. Modul kamera oval beraksen mengilap di bagian belakang memberi kesan lebih premium dari yang seharusnya ada di kelas harga ini. Sensor sidik jari di sisi samping, posisi yang terbukti lebih ergonomis dibanding di layar untuk ponsel sebesar ini.
Dapur pacunya chipset Unisoc T7250 octa-core fabrikasi 12nm, dipadukan penyimpanan UFS 2.2. Bukan kombinasi yang bikin gamer berat terkesan. Tapi untuk browsing, streaming, media sosial, dan game kasual, cukup. Sistem operasinya Android 15 dengan antarmuka HyperOS 3.
Pilihan memori hadir dalam tiga konfigurasi: 4GB/64GB, 4GB/128GB, dan 4GB/256GB, semuanya mendukung ekspansi microSD. Fitur RAM tambahan disematkan untuk membantu multitasking berjalan lebih mulus meski RAM fisiknya hanya 4GB.
Layar 120Hz di harga Rp1,5 jutaan sudah jadi argumen tersendiri. Resolusinya HD+, belum Full HD, tapi kecerahan puncak 800 nits membuat konten tetap terbaca di bawah sengatan matahari. POCO juga menyertakan sertifikasi TÜV Rheinland untuk filter cahaya biru dan anti-flicker, plus fitur Wet Touch 2.0 yang membuat layar tetap merespons sentuhan meski tangan basah.
Satu poin yang cukup mencuri perhatian: jack audio 3,5mm dan radio FM masih dipertahankan. Di era smartphone terjangkau yang kini makin banyak mengorbankan fitur ini demi desain lebih tipis, keputusan POCO ini bisa jadi diferensiasi nyata bagi sebagian pengguna.
Sektor kamera diisi lensa utama 13MP bukaan f/2.2, dilengkapi HDR, night mode, portrait, dan AI enhancement. Tidak akan mengancam ponsel kamera di atasnya, tapi diklaim layak untuk konsumsi media sosial dalam kondisi cahaya yang cukup. Kamera depan 8MP dengan fitur beautify dan HDR cukup untuk video call dan konten ringan, mampu merekam hingga 1080p 30fps.
Baterai 6.000 mAh-nya diklaim bertahan lebih dari sehari untuk pemakaian normal. Pengisian dayanya 15W, standar untuk kelasnya. Yang menarik, ada fitur reverse charging 7,5W yang memungkinkan C81 Pro dipakai mengisi daya gadget lain. Lumayan, kalau earbuds atau smartwatch sekarat di luar rumah.
Harga setelah diskon peluncuran: Rp1.549.000 untuk 4GB/64GB dan Rp1.699.000 untuk 4GB/128GB. Ada potongan tambahan Rp100.000 per varian selama masa penjualan perdana. Unit sudah tersedia di Mi.com, Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.
Persaingan di segmen ini memang makin sesak. OPPO baru saja merilis A6c dan A6x dengan baterai 7.000 mAh. Tapi POCO datang dengan layar 120Hz dan paket harga yang, kalau data ini bisa dipercaya, sulit diabaikan begitu saja.