KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Perak Tembus USD 80 per Ons, Antam Bertahan Stabil

Bisnis

Perak Tembus USD 80 per Ons, Antam Bertahan Stabil

Harga perak spot dunia melewati level psikologis USD 80 per ons pada Minggu, 10 Mei 2026, sementara perak batangan Antam terpantau stabil. Sinyal teknikal pada XAGUSD mengindikasikan momentum penguatan masih terbuka.

Cek Harga Perak Hari Ini 10 Mei 2026 di Antam dan Pasar Global

Level USD 80 per ons akhirnya tertembus.

Harga perak spot global, yang diperdagangkan lewat pasangan XAGUSD, berhasil melewati angka psikologis itu pada Minggu, 10 Mei 2026. Bukan level sembarangan. USD 80 sudah lama jadi resistance yang kerap membuat aksi beli mentok, dan penembusan ini, kalau mampu ditutup di atasnya, bisa jadi sinyal pergeseran tren yang lebih serius. Bisa jadi, belum tentu.

Dari sisi teknikal, sinyal pada XAGUSD agaknya condong bullish. Momentum beli terlihat membangun sejak beberapa sesi sebelumnya. Penembusan level kunci ini membuka ruang penguatan lanjutan, setidaknya secara teori. Pertanyaannya: apakah level ini bisa dipertahankan, atau sekadar overshoot sesaat sebelum balik ke bawah?

Di pasar domestik, harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau masih stabil. Antam memang tidak selalu bergerak seirama dengan spot global dalam jangka pendek, terutama karena ada komponen kurs dan kebijakan penetapan harga tersendiri. Stabilitas ini, ironisnya, justru menarik bagi investor ritel yang enggan terpapar volatilitas pasar derivatif.

Ketidakpastian ekonomi global, entah kebetulan atau tidak, terus jadi bahan bakar bagi logam-logam mulia. Perak punya dua wajah: sebagai aset lindung nilai seperti emas, sekaligus sebagai komoditas industri yang permintaannya terikat langsung ke sektor manufaktur, panel surya, dan elektronik. Kombinasi ini membuat pergerakannya kadang lebih eksplosif dari emas. Tapi juga lebih rentan kalau sentimen risk-off tiba-tiba berbalik. Ibarat pedang bermata dua.

Harga emas Antam hari ini bergerak relatif flat dengan penyesuaian minor. Rasio emas-perak, yang selama ini jadi patokan apakah perak sedang murah atau mahal relatif terhadap emas, patut dicermati. Kalau rasio ini terus menyempit, artinya perak menguat lebih cepat dari emas, itulah yang biasanya menarik perhatian trader jangka pendek untuk masuk ke posisi long perak. Polanya familiar buat siapa pun yang pernah mengikuti reli perak 2011.

Buat investor ritel yang selama ini parkir di emas Antam: pergerakan perak hari ini layak masuk radar. Bukan berarti harus langsung switching. Tapi diversifikasi ke perak fisik, dengan momentum teknikal yang sedang mendukung, bisa jadi kalkulasi yang menarik untuk dipertimbangkan ulang. Kalau data ini bisa dipercaya, tentu.