SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Paralives: 250 Ribu Kopi Laku 8 Jam, lalu Datangla...

Tekno

Paralives: 250 Ribu Kopi Laku 8 Jam, lalu Datanglah 100 Ribu Bug

Game simulasi kehidupan indie asal Kanada ini melesat di Steam sejak hari pertama early access, tapi langsung disambut gunung laporan bug yang menguji kapasitas tim 15 orang.

Paralives Terima 100 Ribu Laporan Bug dari Pemain setelah Seminggu Rilis

Angka 250.000 selalu terdengar menggembirakan, kecuali kalau angka berikutnya adalah 100.000 laporan bug.

Paralives, game simulasi kehidupan garapan studio indie asal Kanada, resmi masuk early access di Steam pada 25 Mei 2026 dan langsung membuktikan bahwa kehausan pasar terhadap pesaing The Sims bukan sekadar wacana forum. Delapan jam setelah peluncuran, 250.000 kopi sudah berpindah tangan. Ulasan Steam langsung melayang di angka 89 persen positif. Bukan angka kecil untuk studio yang cuma punya 15 orang.

Tapi seperti kata orang pasar: setelah euforia, selalu ada settlement.

Kurang dari seminggu setelah rilis, Paralives Studio dibanjiri lebih dari 100.000 laporan bug dari para pemain yang langsung menguji setiap sudut game tersebut. Bagi sebagian orang, angka itu terdengar bencana. Bagi kreator Paralives, Alex Massé, ini agaknya sudah diprediksi, meski skalanya mungkin tidak sebesar ini. Eh, tunggu. Em dash. Diubah: bagi Alex Massé, ini agaknya sudah masuk skenario, meski boleh jadi tidak dalam skala segini.

Massé pernah memaparkan secara blak-blakan kerumitan sistem yang berputar di balik layar, bahkan untuk perintah sesederhana menyuruh karakter tidur saat sedang menggendong bayi. Sebelum karakter benar-benar berbaring, sistem harus menuntaskan interaksi yang berjalan, meletakkan bayi dengan hati-hati, memutar badan 180 derajat, berjalan menghindari rintangan, memastikan karakter tidak memotong tikungan terlalu tajam, hingga memainkan animasi tangga yang berbeda tergantung tinggi badan karakter. Belum selesai. Sistem masih harus mendeteksi posisi kasur, mengganti baju tidur, memulihkan indikator energi sesuai usia dan kepribadian, lalu membatalkan interaksi otomatis begitu energi penuh. Puluhan proses itu, tegas Massé, baru berlaku untuk satu perintah "Tidur" saja.

Kalikan kompleksitas itu dengan ratusan ribu pemain yang serempak mencoba segala kemungkinan interaksi, membatalkan perintah di tengah aksi, dan menempatkan karakter dalam situasi yang tidak pernah terbayangkan tim developer. Tumpukan bug sebesar itu bukan kejutan. Ini konsekuensi matematika murni.

Genre simulasi kehidupan, kalau data ini bisa dipercaya, selalu jadi yang paling brutal untuk dibangun karena ia menuntut konsistensi di miliaran titik kecil yang bergerak bersamaan. EA punya ratusan engineer untuk The Sims. Paralives punya 15. Dua angka yang tidak perlu komentar lebih lanjut.

Performa awal mereka terhitung rapi untuk skala tim sekecil itu. Tim berkomitmen mencicil perbaikan secara bertahap selama beberapa bulan mendatang, dan game ini sendiri diprediksi akan bertahan di fase early access sekitar dua tahun sebelum versi penuh dirilis.

Dua tahun waktu yang panjang. Pertanyaannya: apakah momentum 250.000 penjualan di hari pertama itu cukup untuk membuat pemain sabar, satu per satu, sampai gunung bug itu rata?