Dua kuartal setelah seri Reno15 mengisi rak toko, OPPO kembali membuka babak baru. Reno16 series resmi diluncurkan di China pada 5 Mei 2026, dan kali ini ambisinya terasa lebih serius, eh, maksudnya, lebih serius dari sebelumnya dalam arti yang bisa diukur: kamera naik kelas, baterai lebih besar, dan dua sertifikasi Indonesia sudah beres sebelum ponselnya sempat mampir ke sini.
Dua model sekaligus diperkenalkan: Reno16 standar dan Reno16 Pro. Dari luar, keduanya nyaris kembar. Begitu masuk ke lembar spesifikasi, barulah perbedaannya terasa cukup jelas bagi siapa pun yang sedang menimbang pilihan.
Sektor kamera jadi andalan utama. Keduanya dibekali kamera utama 200MP dengan sensor Samsung HP5, didampingi kamera ultrawide 50MP dan telefoto periskop 50MP, sensor Samsung JN5, zoom optis 3,5x dengan OIS. Di depan, kamera selfie 50MP sudah dilengkapi autofokus. Bukan angka yang main-main, bahkan untuk ukuran flagship mid-range sekalipun.
Perbedaan paling mencolok antara keduanya ada pada layar, chipset, dan baterai. Reno16 standar hadir dengan panel OLED datar 6,32 inci beresolusi 2.640x1.216 piksel, ditenagai MediaTek Dimensity 8550 Super, dan baterai 6.700mAh. Reno16 Pro naik kelas ke layar 6,78 inci dengan chipset Dimensity 9500s yang jauh lebih gahar, plus baterai 7.000mAh. Keduanya menyentuh refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 3.600 nits, dengan perlindungan mata berbasis PWM dimming frekuensi tinggi. Soal konektivitas, ada satu detail yang mudah terlewat: Reno16 standar hanya mendukung Wi-Fi 6, sementara varian Pro sudah Wi-Fi 7.
Untuk pengisian daya, keduanya mendukung fast charging 80W via kabel. Khusus varian Pro, ada tambahan wireless charging 50W, agaknya untuk menyasar segmen pengguna yang sudah hidup tanpa kabel.
Ketahanan fisiknya tidak main-main. OPPO menyematkan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K sekaligus, menjadikan Reno16 series salah satu dari sedikit ponsel di kelasnya yang berani klaim tahan semprotan air bertekanan tinggi. Fitur pendukung lain seperti NFC, Bluetooth 5.4, IR blaster, speaker stereo, dan fingerprint in-display turut hadir. Keduanya berjalan di atas ColorOS 16 berbasis Android 15.
Di China, Reno16 standar dibanderol mulai 3.499 yuan (sekitar Rp9,19 juta) untuk varian 12GB/256GB, dengan opsi tertinggi 16GB/1TB di kisaran Rp12,87 juta. Tiga pilihan warna tersedia: Moonlit Night Black, Galaxy Purple, dan Heart-Fluttering Stars. Harga Reno16 Pro belum diumumkan untuk pasar global.
Kabar yang relevan buat pasar lokal: keduanya sudah mengantongi sertifikasi laik edar dari Kemkomdigi sekaligus sertifikasi TKDN dari Kemenperin. Proses administratif untuk masuk ke Indonesia, singkatnya, sudah beres. OPPO diperkirakan memperkenalkan seri ini secara global sekitar Juni atau Juli 2026. Pertanyaannya, berapa jauh harga akan bergeser setelah kena ongkos impor dan pajak? Itu baru bisa dijawab saat tanggal peluncuran resmi diumumkan.