Oppo agaknya tidak mau ketinggalan dari Huawei yang sempat bikin geger pasar dengan desain Pura X. Bocoran terbaru menyebut produsen asal Tiongkok itu sedang mematangkan seri Reno X, smartphone dengan layar lebar bergaya candybar yang sengaja keluar dari pakem rasio memanjang yang bertahun-tahun mendominasi rak toko.
Reno X disebut akan hadir dengan layar datar 6,35 inci berrasio aspek 16:9 atau 16:10, dilengkapi refresh rate 120Hz. Proporsi layar "gemuk" seperti ini terbilang berani, mengingat hampir semua flagship sekarang berlomba cetak ponsel setipis mungkin dengan rasio 20:9. Sebagai konteks, Huawei Pura X sendiri menggunakan rasio 5:3, posisi yang jatuh tepat di antara format 16:9 dan 16:10.
Sektor kamera yang paling menggiurkan. Reno X dikabarkan membawa sensor utama 200 megapiksel dengan OIS, berpadu dengan kamera ultra lebar 50 megapiksel dan telefoto periskop 200 megapiksel. Konfigurasi seperti ini termasuk agresif untuk kelas menengah, mengingat setup periskop 200MP selama ini lebih sering nongkrong di flagship. Kalau data ini bisa dipercaya, ini bukan sekadar upgrade kosmetik.
7.000 mAh. Angka yang tidak main-main untuk sebuah ponsel kelas menengah. Dapur pacunya disebut mengandalkan chipset MediaTek Dimensity seri 9000, meski varian spesifik belum terkonfirmasi, dengan rangka berbahan logam sebagai konstruksi utama.
Perlu dicermati di mana Oppo meletakkan perangkat ini: lini Reno, bukan Find yang selama ini jadi ujung tombak di kelas atas. Strategi klasik brand Tiongkok, sebetulnya, memasang spesifikasi tajam di kelas menengah untuk memukul Samsung di ceruk yang selama ini jadi kandang mereka. Pertanyaannya, apakah eksekusinya akan semenarik kertasnya?
Bocoran jadwal mengarah ke November 2026, tapi belum ada konfirmasi resmi Oppo. Semua masih berstatus rumor, jadi wajar kalau sebagian angka spesifikasi masih bergeser saat pengumuman resmi tiba. Bisa jadi lebih baik, bisa jadi sebaliknya.