Dua perangkat sekaligus. OPPO Indonesia tidak main-main dalam memperkuat lini wearable di pertengahan 2026, dengan resmi membawa masuk OPPO Enco Clip2 dan OPPO Watch X3 ke pasar tanah air pada acara peluncuran yang digelar di Jakarta, 26 Mei 2026.
Enco Clip2 datang sebagai TWS open-ear dengan desain yang OPPO sebut sebagai Unibody Ear Cuff, pendekatan yang diklaim pertama di kelasnya. Bobot per earbud hanya 5,2 gram, ditopang struktur shape-memory Ni-Ti arc yang bisa menyesuaikan kontur telinga. Desain Acoustic Ball dan Comfort Bean pada bodi earbudnya dikembangkan dari riset ribuan profil telinga manusia, tujuannya mendistribusikan tekanan secara merata agar tidak pegal saat dipakai berjam-jam.
Untuk urusan suara, OPPO menggandeng Dynaudio, produsen audio asal Denmark, untuk menghasilkan tuning eksklusif Dynaudio Signature. Sistem coaxial dual dynamic driver berukuran 9mm dan 11mm, lengkap dengan DAC independen, menjadi dapur pacunya. Hasilnya diklaim setara perangkat flagship audio, dengan bass dalam dan vokal jernih yang agaknya akan menjadi argumen kuat bagi mereka yang selama ini ragu beralih ke format open-ear.
Fitur cerdas Enco Clip2 cukup lengkap untuk harga di kelasnya: AI Translate untuk penerjemahan real-time, Dual-Device Connection untuk berpindah antarperangkat, kontrol gestur, remote camera control, hingga teknologi Crystal-Clear Bone Calls yang menggunakan AI noise reduction untuk menjernihkan suara panggilan di lingkungan bising. Konektivitasnya sudah mendukung Bluetooth 6.1, codec LHDC 5.0, dan mengantongi sertifikasi IP55. Tersedia dalam dua warna, Luminous Gold dan Slate Grey, dengan harga resmi Rp2.899.000.
Watch X3 hadir dengan kelas material yang berbeda. Rangkanya menggunakan titanium aerospace-grade, material yang lazim dipakai di industri penerbangan karena rasio kekuatan-per-beratnya yang tinggi. Hasilnya: bobot 43 gram dengan ketebalan 11mm, masing-masing 13,4 persen lebih ringan dan 6,3 persen lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Tersedia dalam dua varian, Misty Titanium dan Obsidian Black.
Layarnya dilapisi Sapphire Crystal dengan kecerahan puncak 3.000 nits saat Sports Mode aktif. Angka yang besar, dan memang perlu. Banyak pengguna smartwatch kerap mengeluhkan layar pucat di bawah terik matahari langsung, dan Watch X3 menjawab itu. Ketahanannya pun tidak tanggung-tanggung: sertifikasi 5ATM, IP68, IP69, sekaligus lolos uji standar militer MIL-STD-810H.
646mAh Silicon-Carbon dengan Dual-Engine Architecture. Angka kapasitas itu mungkin tidak terdengar wow, tapi kombinasi performance chip Wear OS dan efficiency MCU di baliknya diklaim mampu mendorong ketahanan hingga 5 hari dalam Smart Mode dan 16 hari dalam Power Saver Mode. Kalau angka ini terbukti di lapangan, banyak pengguna Wear OS lama bakal mengernyitkan dahi, karena daya tahan baterai selama ini menjadi titik lemah abadi platform tersebut. Serius, bukan main.
Di sisi kesehatan, Watch X3 menawarkan sensor ECG tersertifikasi yang hanya butuh 30 detik untuk menghasilkan laporan kondisi jantung, fitur 60s Wellness Overview untuk pemantauan stres dan kualitas tidur, serta lebih dari 100 mode olahraga. Sistem operasinya Wear OS 6, terintegrasi penuh dengan ekosistem Google: Gemini AI, Google Maps, Google Wallet, hingga YouTube Music langsung dari pergelangan tangan.
"OPPO Watch X3 dirancang sebagai Health Manager dan Outdoor Companion sekaligus AI Assistant dalam satu perangkat," ujar Richard Lius, Consumer Product Manager OPPO Indonesia, dalam acara peluncuran.
Sementara itu, Jiang Linlin selaku CMO OPPO Indonesia menyatakan bahwa kedua produk ini sengaja dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen lokal yang semakin dinamis, dengan memadukan fungsionalitas, desain, dan pengalaman penggunaan yang mulus dalam satu ekosistem yang terhubung. Setidaknya itu klaim manajemen, yang kalau dikalibrasi ke kondisi pasar wearable Indonesia saat ini, bisa jadi memang ada baiknya.
Watch X3 dibanderol Rp6.499.000 untuk varian Obsidian Black dan Rp6.999.000 untuk Misty Titanium. Kedua perangkat sudah tersedia di kanal resmi OPPO Indonesia, online maupun offline, mulai 27 Mei 2026.
Dengan Enco Clip2 bertengger di segmen menengah-atas dan Watch X3 bersaing di kelas premium, OPPO agaknya tengah membangun argumen bahwa ekosistem IoT mereka layak diperhitungkan. Bukan sekadar pelengkap lini smartphone. Pertanyaannya, berapa lama argumen itu bisa bertahan sebelum kompetitor merespons?