SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  One UI 9 Meluncur 22 Juli: Dari Flagship sampai HP...

Tekno

One UI 9 Meluncur 22 Juli: Dari Flagship sampai HP Murah Ikut Kebagian

Samsung jadwalkan One UI 9 berbasis Android 17 debut di Galaxy Unpacked 22 Juli 2026, dengan cakupan pembaruan yang lebih luas dari sebelumnya, termasuk segmen menengah hingga entry-level.

OneUI9

Tanggal 22 Juli 2026 sudah dilingkari merah di kalender para pengguna Samsung. Hari itu Galaxy Unpacked digelar, dan One UI 9 resmi diperkenalkan ke dunia, menunggangi Android 17 sebagai pondasinya.

Pembaruan ini debut pertama kali di Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8, dua ponsel lipat generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur di acara yang sama. Pengguna perangkat lama tidak perlu khawatir, meski harus sedikit bersabar. Distribusi stabil untuk Galaxy S26, Z Fold 7, dan Z Flip 7 baru akan bergulir sekitar September 2026.

Program beta sudah berjalan sejak awal Mei 2026, terbatas untuk seri Galaxy S26 di sejumlah negara: Korea Selatan, Amerika Serikat, India, Jerman, Polandia, dan Inggris. Samsung kabarnya berencana merilis beta keempat sekitar 13 Juli, fokus pada peningkatan stabilitas sebelum versi final disahkan.

Soal cakupan perangkat, agaknya inilah bagian yang paling bikin penasaran. Samsung memperluas daftar penerima One UI 9 lebih jauh dari ekspektasi awal. Seri Galaxy S23 ke atas dan keluarga Z Fold serta Z Flip generasi kelima ke atas sudah dipastikan masuk. Galaxy S23 FE dan Galaxy Z Fold6 juga dikonfirmasi masuk gelombang pengujian terbaru. Z Fold6 bahkan tidak perlu diperdebatkan: Samsung memberikan jaminan pembaruan tujuh tahun untuk perangkat tersebut.

Yang tidak kalah menarik, Samsung turut membawa One UI 9 ke segmen menengah lewat Galaxy A57. Ini bukan sekadar langkah teknis. Ini sinyal strategi: Samsung ingin pengalaman perangkat lunak yang lebih seragam di semua kelas produk, bukan hanya di barisan flagship. Dan kalau bocoran firmware soal Galaxy A07s benar adanya, perangkat dengan kode A077FXXU0AZG1 yang sudah muncul di server Samsung ini bisa menjadi ponsel entry-level pertama yang menjalankan One UI 9. Kalau data ini bisa dipercaya, itu lompatan yang tidak kecil untuk segmen paling bawah lini Galaxy.

Dari sisi fitur, One UI 9 memang tidak merombak visual secara radikal. One UI 8.5 sudah duluan membawa perubahan besar di area desain, jadi kali ini Samsung lebih fokus ke penyempurnaan yang terasa di tangan. Slider kecerahan dan volume dibuat lebih tebal supaya lebih mudah dijangkau jari. Widget pemutar musik di layar kunci bisa diubah ukurannya. Animasi waveform-nya kini menyesuaikan warna artwork album yang sedang diputar. Efek Liquid Glass UI juga muncul di lebih banyak sudut antarmuka.

Untuk Galaxy AI, ada tiga tambahan yang cukup substansial. Fitur Ask AI di Samsung Browser memungkinkan pengguna meminta penjelasan konten halaman web tanpa harus berpindah aplikasi. Creative Studio kini terintegrasi langsung di aplikasi Gallery, sehingga membuat kartu profil tidak lagi butuh aplikasi pihak ketiga. Modul Home Up di Good Lock juga diperbarui dengan dukungan gesture multi-jari untuk aksi-aksi cepat seperti mengatur volume atau membuka jendela pop-up.

Android 17 sebagai fondasi ikut menyumbang beberapa hal yang patut dicermati. Floating bubble kini bisa dipakai oleh hampir semua aplikasi, bukan hanya aplikasi pesan. Sistem Contacts Picker baru memungkinkan pengguna memberi akses hanya ke kontak tertentu, peningkatan privasi yang sudah lama ditunggu. Google juga memaksa pengembang untuk tidak lagi mengunci orientasi aplikasi secara sembarangan. Kabar baik buat pengguna perangkat lipat dan tablet.

Pertanyaannya, siapa yang tidak kebagian? Seri Galaxy S22 dan Galaxy S21 FE sudah habis jatah pembaruan utamanya. Kalau kamu masih di sana dan ingin One UI 9, sudah saatnya mulai cek harga trade-in.