KAMIS, 22 OKTOBER 2026

Home  ›  Perbankan  ›  MyPanin Resmi Meluncur, PaninBank Konsolidasikan L...

Perbankan

MyPanin Resmi Meluncur, PaninBank Konsolidasikan Layanan Digital dalam Satu Aplikasi

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) meluncurkan aplikasi mobile banking MyPanin pada 5 Februari 2026, mengintegrasikan seluruh layanan dari onboarding digital hingga transfer internasional dalam satu platform.

Tanggal 5 Februari 2026, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) resmi memperkenalkan MyPanin. Aplikasi mobile banking ini bukan sekadar facelift dari platform sebelumnya. PNBN mendesainnya sebagai konsolidasi menyeluruh atas layanan yang selama ini tersebar, mulai dari pembukaan rekening, transaksi harian, sampai kebutuhan nasabah dengan aktivitas lintas valuta.

Fitur digital onboarding jadi salah satu andalan. Nasabah baru bisa membuka rekening tanpa menyentuh pintu kantor cabang, cukup lewat aplikasi. Di era ketika antrian teller mulai terasa seperti relik masa lalu, fitur ini bukan gimmick. Ini respons nyata terhadap pergeseran ekspektasi nasabah.

Ada juga cardless withdrawal. Tarik tunai di ATM PNBN tanpa perlu kartu fisik, autentikasi dilakukan sepenuhnya secara digital. Secara teori, celah risiko skimming jadi lebih sempit.

Untuk urusan transfer, MyPanin meng-cover tiga lapisan: sesama rekening PNBN, antarbank domestik, dan transfer internasional dengan dukungan multi-currency. Segmen nasabah bermobilitas tinggi lintas negara, baik pebisnis maupun pekerja migran, jelas diperhitungkan di sini.

Pembayaran harian dikemas rapi dalam satu layar. Tagihan, pulsa, paket data, token listrik, sampai QRIS. Standar nasional pembayaran digital itu kini sudah nyaris wajib hadir di setiap aplikasi perbankan yang mau tetap relevan.

Langkah PNBN ini bukan tanpa konteks. Bank-bank papan atas seperti BCA dan CIMB Niaga sudah lebih dulu membangun ekosistem digital masing-masing, beberapa bahkan dengan ambisi super app yang jauh lebih kompleks. Bank-bank BUMN pun tak mau ketinggalan. Dengan MyPanin, PNBN setidaknya menegaskan mereka masih ikut dalam konvoi itu.

Pertanyaannya, apakah satu aplikasi cukup untuk menggeser loyalitas nasabah yang sudah nyaman dengan platform lain? Jawabannya baru akan terlihat dari angka pengguna aktif, bukan dari siaran pers peluncuran.