Dua perangkat sekaligus. Begitulah cara Motorola mempertegas posisinya di segmen menengah premium lewat seri Edge 70, yang terdiri dari varian Max dan Pro dengan proposisi nilai berbeda, tapi sama-sama mengincar pengguna yang sudah bosan dengan smartphone biasa-biasa saja.
Edge 70 Max tampil sebagai jagoan daya tahan. Baterainya 7.100 mAh, kapasitas yang agaknya masih langka di kelas ini. Dengan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 sebagai otak utamanya, kombinasi ini seharusnya bisa mendorong screen-on time yang melampaui kebanyakan kompetitor. Motorola juga menyematkan dukungan pengisian nirkabel Qi2, standar yang selama ini lebih banyak ditemukan di perangkat premium. Layarnya? Panel Extreme AMOLED 6,82 inci dengan bezel tipis yang cukup imersif untuk sesi marathon Netflix sekalipun.
Sisi kamera Max justru jadi titik kompromi. Sensor utama Sony Lytia 50MP dipadukan ultrawide, tanpa telefoto sama sekali. Bagi yang gemar memotret dari kejauhan, ini keterbatasan yang perlu diakui terang-terangan. Foto untuk kebutuhan media sosial dan dokumentasi sehari-hari? Cukup memadai. Zoom optik? Tidak ada.
Berbeda cerita dengan Edge 70 Pro. Varian ini justru menjadikan kamera telefoto sebagai senjata utama. Head of Product Strategy Motorola menyebut bahwa sensor telefoto lama yang hanya 10MP digantikan dengan periskop 50MP berkemampuan zoom optik 3,5x. Langkah berani. Dan bisa jadi pembeda yang nyata di pasar.
Konfigurasi tiga kamera belakang Pro seluruhnya 50MP: kamera utama f/1.8 dengan OIS, periskop f/2.5 OIS, dan ultrawide 122 derajat. Kamera depannya pun 50MP dengan autofokus, sanggup merekam video 4K, angka yang patut dicermati untuk kelas harganya. Chipset yang dipilih MediaTek Dimensity 8500 Extreme fabrikasi 4nm, dipadukan RAM hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 sampai 512GB.
Layar Pro sedikit lebih kecil dari saudaranya, 6,78 inci, tapi mendukung refresh rate 144Hz, kecerahan puncak 5.200 nits, dan resolusi 1272x2772 piksel dengan kerapatan 450 ppi. Baterai 6.500 mAh memang tidak seperkasa Max, tapi hadir berpasangan dengan pengisian kabel 90W yang jauh lebih garang. Opsi pengisian nirkabel 15W dan nirkabel balik 10W tersedia di pasar tertentu, dengan catatan: varian India sengaja dipangkas fitur telefoto dan nirkabelnya demi titik harga yang lebih agresif.
Keduanya berbagi beberapa keunggulan yang sama. Sertifikasi MIL-STD-810H untuk ketahanan fisik, plus IP68/IP69 di sisi Pro yang menjamin tahan rendaman hingga 1,5 meter selama 30 menit. Dari sisi desain, Edge 70 Max mengambil jalur konservatif, sementara Pro tampil dengan kombinasi Gorilla Glass 7i di depan dan punggung kulit sintetis yang lebih mewah di genggaman.
Software-nya langsung Android 16, dengan jaminan tiga pembaruan Android utama, komitmen yang kini mulai jadi standar ekspektasi konsumen. Konektivitas lengkap: 5G, eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan NFC.
Harga dan tanggal ketersediaan global belum diumumkan. Tapi pilihan sudah jelas terbentang: baterai terbesar di kelasnya, atau sistem kamera paling lengkap. Konsumen yang memutuskan.