SELASA, 20 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Motorola Edge 70 Plus Debut di IFA 2026, Bawa Kame...

Tekno

Motorola Edge 70 Plus Debut di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP Pertama di Lini Edge

Motorola resmi memperkenalkan Edge 70 Plus di pameran IFA 2026 Berlin dengan kamera 200 MP tertinggi sepanjang sejarah Motorola, layar AMOLED 144 Hz, dan baterai 6.500 mAh berteknologi bypass charging.

Motorola Luncurkan Edge 70 Plus Bawa Kamera 200 MP

Motorola memilih panggung IFA 2026 di Berlin untuk memperkenalkan Edge 70 Plus, smartphone kelas menengah atas yang membawa kamera 200 MP. Angka resolusi itu bukan sekadar angka: ini tertinggi yang pernah disematkan Motorola pada ponsel mana pun sepanjang sejarahnya.

Sensor utama 200 MP hadir dengan bukaan f/1.8, dilengkapi Optical Image Stabilization untuk meredam guncangan tangan, zoom digital 10x, dan perekaman video 4K. Akurasi reproduksi warna dan skin tone sudah mendapat sertifikasi Pantone Validated, klaim yang patut dicermati, tapi setidaknya memberikan jaminan konsistensi warna yang lebih terukur. Di bagian belakang turut hadir kamera makro khusus dan sensor cahaya 3-in-1. Depannya? Selfie 32 MP dengan perekaman 4K dan Adaptive Stabilization.

Satu fitur yang agaknya akan disukai pengguna gaming: bypass charging. Arus listrik disalurkan langsung ke sistem utama tanpa melewati baterai ketika ponsel dicolok dan dipakai main game sekaligus, sehingga suhu termal lebih terkendali dan umur sel baterai lebih terjaga. Kapasitas baterainya sendiri 6.500 mAh. Menurut data internal Motorola, daya itu cukup untuk 42 jam panggilan telepon, 34 jam streaming video, atau 23 jam berselancar media sosial dalam sekali penuh. Kalau data ini bisa dipercaya, angkanya tidak main-main. Pengisian cepat 45W TurboPower tersedia untuk mempersingkat antrean di colokan.

Snapdragon 7s Gen 3 jadi dapur pacunya, dipadukan RAM LPDDR5X 8 GB dengan fitur AI-powered RAM Boost, pilihan storage UFS 3.1 128 GB atau 256 GB. Vapor chamber ditanam di dalam bodi untuk menjaga suhu saat beban berat. Layarnya AMOLED 6,78 inci, resolusi 2.772 x 1.272 piksel, refresh rate 144 Hz, kecerahan puncak 5.200 nits, sudah dikalibrasi Pantone Validated. Speaker stereo Dolby Atmos dengan sertifikasi Hi-Res Audio melengkapi sisi multimedia.

Ketahanan fisiknya memenuhi standar pengujian militer untuk toleransi suhu ekstrem, kelembapan tinggi, dan ketinggian. Layar berlapis Corning Gorilla Glass 7i, diklaim dua kali lebih tahan gores dibanding generasi sebelumnya, plus proteksi IP64 untuk debu dan percikan air. Desain quad-curved melengkung di keempat sisi, depan dan belakang, membuat tepi perangkat terasa lebih menyatu saat digenggam lama.

Empat pilihan warna hadir dari kolaborasi dengan Pantone Color Institute: Mountain View bertekstur sutra, Gray Lilac berbahan asetat, serta Milky Blue dan Sage dengan material bermotif kulit. Bukan sekadar pilihan estetika, masing-masing varian punya karakter material yang berbeda.

Di sisi perangkat lunak, Google Gemini terintegrasi langsung, memungkinkan interaksi via teks, suara, gambar, hingga kamera untuk kebutuhan produktivitas. Circle to Search dari Google juga hadir untuk pencarian kontekstual tanpa perlu berpindah aplikasi. Photo Enhancement Engine berbasis AI bekerja otomatis di latar belakang, menajamkan detail foto tanpa konfigurasi manual.

Soal harga, Edge 70 Plus mulai dipasarkan di Eropa dan Timur Tengah dalam beberapa pekan mendatang. Varian 8 GB/128 GB dibanderol 529 euro, setara sekitar Rp 10,8 juta. Konfigurasi 8 GB/256 GB dihargai 599 euro atau sekitar Rp 12,2 juta. Untuk pasar Indonesia, belum ada kepastian jadwal maupun harga resmi. Saat ini Motorola masih menjual Edge 70 Fusion di Tanah Air seharga Rp 6,5 juta untuk konfigurasi 8 GB/256 GB, terpaut jauh dari Edge 70 Plus yang bermain di segmen berbeda. Pertanyaannya, berapa lama segmen ini dibiarkan kosong tanpa kehadiran resmi di Indonesia?