SELASA, 13 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Motorola dan Vivo Ikut Berebut Jalur Cepat Android...

Tekno

Motorola dan Vivo Ikut Berebut Jalur Cepat Android 17 Beta

Motorola dan Vivo memperluas program beta Android 17 ke lini flagship masing-masing, menandai era baru di mana pembaruan OS besar tak lagi jadi monopoli Google Pixel.

Hanya sepekan setelah Google merilis build pertama Android 17, pabrikan pihak ketiga sudah berebut posisi di garis depan pengujian. Bukan lagi hak eksklusif vendor tier satu macam Samsung. Motorola dan Vivo kompak bergerak, masing-masing membuka akses beta ke perangkat unggulan mereka.

Motorola yang paling agresif. Mereka memperluas program beta Android 17 ke jajaran flagship, termasuk Razr 70 Ultra dan perangkat seri "Signature" lainnya. Pergeseran yang cukup berarti: sebelumnya program serupa lebih banyak menyasar lini mid-range. Lebih jauh, Motorola mengklaim sebagai produsen pihak ketiga pertama yang meluncurkan inisiatif beta Android 17, hanya tujuh hari setelah Google merilis build awalnya. Klaim yang, kalau terbukti, lumayan memukul reputasi rival-rivalnya di segmen premium.

Satu minggu. Itu selisih yang Motorola jadikan senjata pemasaran.

Vivo masuk dari sudut berbeda. Mulai 2 April 2026, dua perangkat dibuka untuk Android 17 Developer Preview: Vivo X300 Pro dan iQOO 15. Program ini berbasis Android 17 Beta 2, dan untuk saat ini terbatas di pasar daratan China. Ekspansi ke pasar global, termasuk Indonesia, belum diumumkan, meski agaknya tinggal menunggu waktu.

Dengan langkah itu, Vivo menyusul sesama pabrikan China seperti Oppo, OnePlus, dan Realme yang lebih dulu membuka akses serupa di bulan sebelumnya. Persaingan soal adopsi OS terbaru memang bukan hal baru di antara vendor Android China, tapi siapa yang lebih cepat buka akses developer preview punya keuntungan tersendiri dalam menarik perhatian komunitas developer global. Entah kebetulan atau tidak, ini juga sinyal kuat buat pasar: ekosistem Android China tidak mau lagi dianggap pengikut.

Pada perangkat Vivo, Android 17 kabarnya akan dipadukan dengan OriginOS 7, iterasi terbaru dari antarmuka milik Vivo yang selama ini lebih dikenal di pasar domestik China. Sejumlah ponsel Vivo dan iQOO diprediksi ikut kebagian pembaruan ini, meski daftar resminya belum dikonfirmasi penuh.

Ada catatan penting yang perlu digarisbawahi. Program Developer Preview ini bukan untuk pengguna biasa. Vivo menegaskan build tersebut ditujukan bagi developer dan pengguna berpengalaman yang paham risiko mengoperasikan software pra-rilis. Pengguna awam sebaiknya menahan diri, menunggu versi beta terbuka atau build stabil yang lebih aman untuk aktivitas harian.

Dua tahun lalu, update Android terbaru masih terasa seperti hak prerogatif Pixel. Sekarang? Motorola, Vivo, Oppo, OnePlus, Realme, semua berlomba membuktikan bahwa ekosistem Android tidak harus selalu nunggu giliran dari Mountain View. Dan lomba ini, kelihatannya, baru pemanasan.