JUMAT, 9 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Moto G77 Power Debut di India, Baterai 7.000mAh Ja...

Tekno

Moto G77 Power Debut di India, Baterai 7.000mAh Jadi Andalan Utama

Motorola resmi meluncurkan Moto G77 Power di India pada 8 Juli 2026 dengan baterai 7.000mAh yang diklaim tahan hingga 59 jam pemakaian normal, dibanderol sekitar Rp4,9 juta.

ilustrasi CPU MediaTek Dimensity 6400

Motorola resmi meluncurkan Moto G77 Power di India pada 8 Juli 2026, sekitar lima bulan setelah versi regulernya diperkenalkan pada akhir Januari lalu. Sesuai tradisi lini Power milik Motorola, pembeda utamanya memang ada di baterai.

Angka yang dibawa kali ini: 7.000mAh. Disematkan di bodi setebal 8,9 mm dengan bobot 215 gram. Motorola mengklaim kapasitas itu mampu menopang pemakaian normal hingga 59 jam, hampir dua setengah hari penuh tanpa mampir ke colokan. Sebagai pembanding, Moto G77 reguler dibekali baterai 5.200mAh. Selisih yang tidak kecil.

Kedua varian sama-sama mendukung pengisian cepat 30W via USB Type-C. Moto G77 Power juga punya bonus reverse wired charging 6W, memungkinkan ponsel ini berperan sebagai power bank darurat untuk mengisi daya perangkat lain. Fitur yang terdengar sepele, tapi lumayan menyelamatkan saat situasi mepet.

Soal performa, chipset MediaTek Dimensity 6400 fabrikasi 4nm dipakai di kedua varian, dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Slot microSD tersedia, jadi ruang bisa diperluas. Agaknya sudah cukup nyaman untuk kebutuhan harian.

Perbedaan yang lebih kentara justru ada di layar. Moto G77 reguler mengandalkan panel AMOLED 6,78 inci, sedangkan versi Power beralih ke LCD 6,72 inci. Keduanya tetap menawarkan resolusi Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan perlindungan Gorilla Glass 7i. Bagi yang sudah terbiasa AMOLED, perbedaan warna dan kontras bakal terasa.

Sektor kamera juga punya jarak yang cukup jauh antara dua varian ini. Moto G77 Power hadir dengan kamera utama 50MP memakai sensor Sony LYTIA 600 bukaan f/1.8, ditambah kamera ultrawide 8MP dan kamera selfie 32MP. Versi reguler tampil lebih gahar: resolusi 108MP plus OIS, kombinasi yang bikin foto lebih tajam dan video lebih stabil. Untuk video, G77 Power sanggup merekam hingga 1440p pada 30fps.

Port audio 3,5mm masih bertahan di sini. Makin langka di ponsel 5G kelas menengah, dan keberadaannya di G77 Power bisa jadi faktor penentu bagi sebagian pembeli. Stereo speaker dengan Dolby Atmos, sertifikasi IP64, dan MIL-STD 810H turut hadir di kedua varian. Keduanya juga sudah berjalan di Android 16 out of the box.

Satu kompromi yang perlu dicatat di sisi keamanan: G77 Power memakai pemindai sidik jari yang menyatu dengan tombol daya di sisi bodi, bukan in-display seperti versi reguler. Buat sebagian orang mungkin tidak masalah, tapi buat yang sudah terbiasa dengan sensor di layar, ini bisa terasa seperti langkah mundur.

Pilihan warna tersedia dalam Imperceptible Grey, Fuchsia Red, dan Nautical Blue, semuanya dari palet Pantone.

Harga di India dipatok 25.999 rupee atau sekitar Rp4,9 juta untuk varian 8/128GB. Untuk konteks, Moto G77 reguler dijual seharga 229 pound sterling atau sekitar Rp5,5 juta di Inggris untuk spesifikasi setara. Jadi versi Power ini justru lebih terjangkau, dengan baterai yang jauh lebih besar sebagai imbalan dari beberapa kompromi di layar dan kamera. Ibarat pedang bermata dua: kamu dapat ketahanan, tapi menyerahkan sebagian kualitas layar dan kamera.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi soal jadwal masuknya Moto G77 Power ke pasar Indonesia. Bagi pengguna yang prioritasnya daya tahan baterai tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, ponsel ini layak masuk radar.