Belum juga harga resminya diumumkan, Samsung sudah kebanjiran peminat untuk Galaxy S26 Fan Edition di Indonesia. Program reservasi dibuka sejak Selasa (1/9/2026) dan langsung ramai diburu. Alasannya sederhana: bayar Rp100 ribu sekarang, dapat potongan Rp500 ribu nanti saat ponsel benar-benar dijual.
Skema ini berlaku sepuluh hari, dari 1 sampai 10 September 2026. Setelah membeli e-voucher deposit seharga Rp100 ribu, konsumen menerima voucher diskon Rp500 ribu via email paling lambat 24 jam setelah transaksi selesai. Voucher itu bisa ditukarkan untuk pembelian Galaxy S26 FE pada 11-30 September 2026 lewat Samsung.com/id atau Samsung Shop App. Selisih Rp400 ribu itulah yang membuat program ini, jujur saja, sulit diabaikan bagi yang memang sudah berniat beli.
Ada satu catatan penting yang harus digaris bawahi. Samsung sampai hari ini belum mengumumkan banderol resmi Galaxy S26 FE untuk pasar Indonesia, begitu pula tanggal penjualan perdananya. Konsumen yang ikut reservasi sekarang praktis menyetor uang muka untuk produk yang harganya belum diketahui. Bagi yang sudah yakin, Rp100 ribu jelas taruhan kecil. Bagi yang masih menimbang, menunggu pengumuman harga tetap pilihan paling rasional.
Bagian paling menarik dari S26 FE bukan dapur pacunya. Dua fitur perekaman video yang sebelumnya hanya ada di lini foldable Samsung kini turun ke seri ini. Pertama, My FanCam, yang secara otomatis mengunci dan melacak satu orang pilihan pengguna agar selalu berada di tengah frame selama perekaman. Fitur ini sangat relevan untuk kreator konten yang merekam sendiri tanpa bantuan juru kamera. Kedua, Horizontal Lock, bagian dari Super Steady Video, menjaga orientasi video tetap horizontal meski ponsel diputar hingga 360 derajat saat merekam dalam kondisi bergerak.
Kenapa Samsung memilih dua fitur ini sebagai jualan utama? Data internal mereka sendiri yang menjawab. Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengungkap bahwa pengguna Galaxy S25 FE lebih sering memakai kamera dibanding segmen Galaxy S lainnya. "Sebanyak 53,8 persen digunakan untuk foto dan 21,3 persen untuk video. Mereka juga paling banyak memakai Photo Assist untuk mengedit foto. Pada Galaxy S26 FE, kini kami benamkan fitur Horizontal Lock dan My FanCam untuk merekam setiap momen penggunanya," kata Ilham dalam keterangan resminya.
Selain dua fitur tadi, S26 FE juga mengantongi Nightography untuk kondisi minim cahaya dan Photo Assist berbasis AI yang merespons perintah bahasa alami. Satu lagi nilai jual yang agaknya luput dari banyak orang: ini ponsel pertama di keluarga Galaxy S26 series yang langsung menjalankan One UI 9 dari dalam kotak, tanpa update manual. Antarmuka ini debut melalui Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 pada Juli 2026, membawa fitur AI seperti Now Brief yang lebih personal, Now Nudge yang kini menjangkau aplikasi pihak ketiga, serta Circle to Search yang bisa menelusuri beberapa objek dalam satu gambar sekaligus.
Soal jeroan, Galaxy S26 FE ditenagai Exynos 2500 berfabrikasi 3nm, naik kelas dari Exynos 2400 (4nm) di pendahulunya. Chip pertama Samsung yang menggunakan teknologi Gate All Around (GAA), dengan GPU berbasis AMD RDNA 3 yang diklaim 33 persen lebih bertenaga dan NPU dengan kapasitas komputasi 40 persen lebih besar. Dipadukan RAM 8GB dan pilihan penyimpanan 128GB, 256GB, atau 512GB.
Layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci hadir dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 1.900 nits. Cukup kompetitif di kelasnya. Baterai 4.900 mAh dengan pengisian cepat 45W diklaim mampu terisi 69 persen dalam 30 menit, dan menurut Samsung ponsel ini sanggup bertahan hingga 29 jam pemakaian. Ada pula wireless charging 15W dan Wireless PowerShare.
Bodinya setebal 7,4 mm, lebih ramping 0,4 mm dibanding Galaxy S25 FE. Modul kamera belakang kini disatukan dalam satu housing berbentuk pil memanjang, seragam dengan desain Galaxy S26 series, berbeda dari S25 FE yang tiap lensanya berdiri sendiri. Tiga pilihan warna tersedia: Blueberry, Graphite, dan Pistachio, dengan sertifikasi IP68.
Konfigurasi kamera belakang: lensa utama 50MP dengan OIS, ultrawide 12MP, dan telefoto 8MP dengan zoom optis 3x. Kamera depan 12MP diklaim menawarkan bidang pandang lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Konektivitas mencakup 5G, Wi-Fi 6E, dan Bluetooth 5.4.
Satu pertanyaan yang belum terjawab: berapa harganya? Kalau Samsung bisa menjaga angkanya di kisaran wajar untuk kelas FE, bisa jadi ini salah satu yang paling ramai diperbincangkan sepanjang sisa 2026.