Hampir tujuh tahun setelah pertama kali meluncur di iOS dan Android, Mario Kart Tour akan benar-benar mati pada 29 September 2026. Tanpa sisa, tanpa versi offline, tanpa jalan kembali.
Nintendo mengumumkan penutupan permanen ini lewat akun resmi game tersebut di platform X. Langkah ini, jujur saja, sudah bisa dibaca tanda-tandanya sejak lama. Sejak September 2023, tidak ada satu pun konten orisinal baru yang masuk, lintasan, karakter, kendaraan, maupun glider semuanya berhenti. Semua tur setelah periode itu cuma mengulang konten lama. Anniversary Tour September 2023 tercatat sebagai tur orisinal terakhir yang pernah dihadirkan.
Proses menuju penutupan ini sebenarnya sudah berjalan bertahap jauh sebelum pengumuman resmi keluar. Pada September 2022, fitur Pipe, sistem gacha yang memungkinkan pemain mendapatkan karakter, kart, dan glider secara acak, resmi dicopot. Gantinya: Spotlight Shop, toko yang memungkinkan pemain langsung membeli item tanpa mekanisme acak. Battle Mode juga ditambahkan saat itu sebagai salah satu pembaruan besar terakhir yang berarti. Setelah itu, game ini masuk mode pemeliharaan de facto. Berjalan, tapi tidak benar-benar hidup.
Menjelang penutupan server, Nintendo sudah menutup semua jalur monetisasi. Penjualan Ruby, mata uang premium dalam game, dihentikan minggu ini. Pendaftaran baru maupun perpanjangan otomatis Gold Pass juga sudah tidak bisa dilakukan. Bagi pelanggan Gold Pass yang masih aktif, ada kabar baik: mulai 4 Agustus 2026, mereka tidak akan ditagih lagi, dan seluruh pemain otomatis mendapat manfaat Gold Pass secara gratis sampai server tutup.
Yang bikin closure ini terasa final justru keputusan Nintendo untuk tidak merilis versi offline. Tidak ada mode solo tanpa server. Tidak ada jalan lain untuk memainkan game ini setelah 29 September. Perusahaan menegaskan tidak ada rencana ke arah sana. Tamat, dalam artian harfiah.
Mario Kart Tour pertama kali diumumkan pada Februari 2018 sebagai ekspansi waralaba ke platform mobile, dengan Nintendo menangani desain dan gameplay sementara DeNA mengurus backend, server, dan infrastruktur jaringan. Ketika akhirnya meluncur global September 2019 setelah sempat molor dari jadwal awal, game ini menjadi seri pertama Mario Kart yang hadir eksklusif di smartphone dengan model bisnis free-to-start.
Perutupan ini bukan sekadar urusan satu game. Nintendo memang sedang menarik diri dari pasar mobile secara perlahan, dan Mario Kart Tour agaknya jadi korban paling terlihat dari pergeseran arah itu. Fokus perusahaan kini tertuju ke ekosistem Switch 2 yang baru dirilis 2025, platform yang jauh lebih menguntungkan dibanding bersaing di App Store dan Google Play yang penuh sesak, setidaknya itu kalkulasi yang bisa dibaca dari rangkaian keputusan mereka belakangan ini.
Bagi jutaan pemain yang pernah menemani karakter favorit mereka meliuk di lintasan-lintasan ikonik itu, 29 September tinggal hitungan minggu. Setelah itu, yang tersisa hanya kenangan dan tangkapan layar.