KAMIS, 15 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  iOS 27 Public Beta Dibuka untuk Umum, Siri Berevol...

Tekno

iOS 27 Public Beta Dibuka untuk Umum, Siri Berevolusi Jadi Chatbot Berbasis AI

Apple membuka iOS 27 Public Beta untuk publik umum, membawa perombakan besar pada Siri dan sejumlah fitur AI baru di aplikasi Photos. Ini yang perlu kamu tahu sebelum update.

Saya Update iPhone ke iOS 27 Public Beta, Ini 7 Fitur yang Paling Berguna

Apple resmi membuka iOS 27 ke publik lewat versi beta perdananya, memberi kesempatan pengguna iPhone untuk menjajal sistem operasi terbaru sebelum versi final digulirkan sekitar September tahun ini. Pembaruan ini menyasar ekosistem sekitar 2,5 miliar perangkat aktif Apple di seluruh dunia, sebelumnya hanya bisa diakses developer.

Ukuran instalasinya 13 hingga 15 GB. Tidak kecil, tapi bukan itu yang jadi bahan pembicaraan.

Perubahan paling mencolok ada pada Siri. Asisten digital Apple itu bertransformasi menjadi Siri AI, lengkap dengan antarmuka baru dan kemampuan yang, agaknya, jauh melampaui versi-versi sebelumnya yang selama ini kerap jadi bahan olok-olok pengguna. Siri tidak lagi sekadar menerima perintah suara sederhana. Kini ia didesain menyerupai chatbot yang mampu memahami konteks percakapan secara natural, mampu melakukan apa yang disebut multi-step actions: membaca isi pesan, mengenali konten aktif di layar, lalu langsung mengeksekusi tindakan nyata, mulai dari memasukkan foto ke album tertentu hingga menjadwalkan agenda secara otomatis.

Akses ke Siri AI juga diperluas. Pengguna bisa memanggilnya lewat ucapan "Hey Siri", tombol aksi (Action Button), atau dengan menggeser ke bawah dari area Dynamic Island. Siri kini juga terintegrasi ke Spotlight, mesin pencari bawaan iPhone, sehingga kemampuannya dalam menjawab pertanyaan menjadi jauh lebih komprehensif. Satu mode tambahan yang menarik perhatian adalah Visual Intelligence lewat kamera: cukup arahkan lensa ke suatu objek, Siri AI langsung menampilkan informasi relevan dari internet.

Di aplikasi Photos, Apple menambahkan dua fitur AI baru bernama Extend dan Reframe, melengkapi fitur Clean Up yang sudah ada. Extend memungkinkan pengguna memperluas area foto secara otomatis menggunakan AI, berguna ketika subjek foto terlalu mepet ke salah satu sisi. Reframe membantu menyesuaikan komposisi tanpa perlu memotret ulang. Dari pengujian langsung, keduanya bekerja cukup cepat dan menghasilkan output yang terlihat natural.

Apple juga merespons keluhan soal desain Liquid Glass yang hadir sejak iOS 26. Banyak pengguna protes bahwa efek transparan membuat menu dan tombol sulit dibaca. Kini tersedia pengaturan baru di Settings > Appearance > Liquid Glass yang memungkinkan tingkat transparansi dikurangi. Hasilnya, Control Center, widget, hingga menu Settings terasa jauh lebih nyaman di mata.

Sejumlah perubahan kecil tapi terasa ikut hadir. Ukuran widget kini bisa mencapai 4x6, naik dari maksimal 4x4 sebelumnya. Jam di Lock Screen bisa diperkecil dan dipindah ke bagian paling atas. Volume alarm bisa diatur terpisah dari volume dering. Dan ada fitur baru untuk menyimpan frame video sebagai foto langsung dari aplikasi kamera, tanpa perlu repot screenshot.

IOS 27 bisa dipasang di iPhone 11 ke atas. Tapi tidak semua fitur Siri AI dan Apple Intelligence tersedia di semua model. Beberapa kemampuan AI hanya berjalan di iPhone 15 Pro ke atas, mengingat keterbatasan chipset di perangkat lama.

Soal stabilitas, laporan awal dari kalangan developer menyebut versi beta tahun ini cukup stabil dibanding beta-beta sebelumnya. Tetap saja, potensi bug selalu ada di tahap uji coba. Bagi yang penasaran, update bisa dilakukan lewat Settings > General > Software Update, lalu aktifkan opsi Beta Updates. Kalau bisa dipercaya saran ini, pasang dulu di perangkat cadangan, bukan iPhone utama.