MINGGU, 18 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Infinix Hot 70 Series: RAM Jumbo di 4G, IP68 di Va...

Tekno

Infinix Hot 70 Series: RAM Jumbo di 4G, IP68 di Varian 5G-nya

Infinix merilis dua varian Hot 70 di pertengahan 2026, satu membidik pelajar dengan RAM besar dan baterai awet, satu lagi hadir sebagai opsi 5G dengan sensor Sony dan sertifikasi militer.

7 Pilihan HP Infinix 1 Jutaan RAM Besar Terbaik Juli 2026

Dua produk, dua pendekatan, satu merek. Begitu kira-kira cara membaca gerak Infinix di segmen entry-level pertengahan 2026, saat Hot 70 series hadir dalam dua wajah yang masing-masing punya argumennya sendiri.

Infinix Hot 70 versi 4G lebih dulu debut pada Mei 2026, membangun reputasinya sebagai jawaban atas pertanyaan klasik: seberapa banyak yang bisa kamu dapat dengan uang sejutaan? Ternyata cukup banyak. Chipset MediaTek Helio G100 dengan fabrikasi 6nm menjadi jantungnya, layar IPS LCD 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz menjadi wajahnya, dan baterai 6.000 mAh menjadi alasan utama orang membelinya.

RAM 8GB sudah jadi standar di sini, bisa diperluas secara virtual lewat teknologi Extended RAM hingga total 16GB. Angka yang, sejujurnya, terasa absurd untuk kelas harga ini beberapa tahun lalu. Penyimpanan internal tersedia dalam dua pilihan, 128GB dan 256GB. Kalau selisih harganya tipis, pilih yang 256GB saja.

Sisi kamera menawarkan sensor 50MP di belakang, tapi ini area di mana ekspektasi perlu dijaga. Dalam cahaya cukup, hasilnya solid untuk kelas harganya. Begitu lampu redup, noise mulai bicara. Bukan kelemahan tersembunyi, ini konsekuensi wajar ketika produsen memilih mengalokasikan anggaran ke chipset dan RAM ketimbang modul kamera.

Pada 17 Juli 2026, Infinix memperkenalkan varian yang berbeda kaliber: Hot 70 Pro 5G. Prosesornya naik kelas ke MediaTek Dimensity 7100, juga 6nm, dengan konfigurasi delapan inti yang lebih agresif, empat Cortex-A78 berlari di 2,4GHz dan empat Cortex-A55 di 2,0GHz. Koneksi 5G jelas lebih kencang, dan perbedaan performa antara Helio G100 dengan Dimensity 7100 dalam pemakaian sehari-hari memang cukup terasa.

Layarnya sedikit lebih kecil dari sang kakak, 6,76 inci, tapi refresh rate-nya melompat ke 144Hz dengan resolusi Full HD+ dan kecerahan 950 nit. Kamera utamanya pakai sensor Sony IMX882. Bukan sekadar angka megapiksel, dan perbedaannya nyata dalam kualitas tangkapan gambar. Kamera selfie 8MP di depan terbilang standar untuk kelasnya.

Yang paling mencuri perhatian dari Hot 70 Pro 5G justru bukan chipset atau kamera. Infinix menyematkan sertifikasi IP68, sesuatu yang langka bahkan di kelas menengah. Ponsel ini bisa direndam air, bukan cuma bertahan dari percikan. Ditambah standar MIL-STD 810 untuk ketahanan benturan, proposisi daya tahannya jelas selangkah lebih tinggi dari Hot 70 4G yang "hanya" punya IP65.

Soal baterai, ada dua opsi kapasitas tergantung pasar: 5.600 mAh atau 6.000 mAh, keduanya dengan pengisian cepat 45W via USB-C. Yang 5.600 mAh terisi penuh dalam 53 menit, yang 6.000 mAh butuh 63 menit. Ada juga fitur bypass charging yang memungkinkan pengisian daya tanpa panas berlebih saat dipakai gaming. Fitur yang biasanya hanya muncul di ponsel gaming kelas atas. Lumayan.

Satu fitur yang agaknya lebih gimmick dari sekadar fungsional: Active Matrix Cube, semacam layar kecil interaktif di bagian belakang yang bisa menampilkan animasi notifikasi atau dijadikan permainan sederhana. Menarik untuk pamer, bisa jadi lebih sering diabaikan setelah minggu pertama pemakaian.

Infinix menawarkan enam pilihan warna untuk Hot 70 Pro 5G secara global, dan beberapa di antaranya cukup tidak lazim. Thermo orange berubah warna berdasarkan suhu, mirage green berkilau di bawah sinar UV, silk glow purple punya tekstur nano crystal yang memantulkan cahaya secara dinamis. Depth ring white menampilkan efek tiga dimensi. Dua warna sisanya lebih konvensional, tapi pilihan yang ada sudah cukup untuk membuat merek ini tampak lebih segar dari sekadar produsen ponsel murah biasa.

Sistem operasinya Android 16 dengan jaminan tiga tahun pembaruan perangkat lunak. Di kelas ini, komitmen itu tidak boleh dianggap angin lalu.

Pertanyaan yang belum terjawab: kapan Hot 70 Pro 5G masuk Indonesia, dan di harga berapa? Untuk Hot 70 4G, kisaran satu jutaan sudah cukup jelas. Varian 5G-nya, dengan semua kelebihan yang dibawanya, kemungkinan besar akan mendarat di angka lebih tinggi. Seberapa jauh selisihnya dari sang adik, itulah yang akan menentukan apakah upgrade ini benar-benar worth it bagi pengguna Indonesia.