MINGGU, 18 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Infinix GT 50 Pro: Amunisi Gaming Rp7 Jutaan yang...

Tekno

Infinix GT 50 Pro: Amunisi Gaming Rp7 Jutaan yang Serius

Dengan Dimensity 8400 Ultimate, layar AMOLED 144Hz, dan baterai 6.500 mAh, Infinix GT 50 Pro mencoba membuktikan bahwa ponsel gaming tidak harus menguras kantong.

Infinix GT 50 Pro Tawarkan Performa Gaming dan Baterai Besar

Chipset 4nm, layar AMOLED 144Hz beresolusi 1,5K, baterai 6.500 mAh, sistem pendingin cairan, dan tombol fisik ala kontroler konsol, semua dalam satu perangkat di bawah Rp8 juta. Infinix GT 50 Pro tidak malu-malu menyasar gamer yang budget-conscious.

Saat meluncur April 2026, Infinix mematok Rp6.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp7.999.000 untuk 12GB/512GB. Bukan angka main-main. Keduanya masuk gelanggang mid-high yang kian ramai diisi Poco dan iQOO.

Jantungnya: MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, fabrikasi 4nm dengan delapan inti Cortex-A725 yang masing-masing melesat sampai 3,25GHz. GPU Mali-G720 MC7 mengurus beban grafis, didukung RAM LPDDR5X 12GB dan storage UFS 4.1. Dalam pengujian PCMark oleh WalasTech, sistem pendingin HydroFlow Liquid Cooling diklaim membantu performa bertahan tanpa throttling berlebihan. Klaim yang patut dicermati dalam penggunaan harian jangka panjang.

Soal baterai, 6.500 mAh itu angka yang berbicara sendiri. Dalam pengujian terkontrol PCMark versi WalasTech, perangkat bertahan 11 jam 20 menit dengan mode pendinginan aktif, melar jadi 12 jam 20 menit ketika sistem pendingin dimatikan. Solid. Pengisian kabel 45W dan nirkabel 30W melengkapi paket ini, ditambah bypass charging untuk menekan panas saat bermain sambil mengisi daya.

Lalu ada GT Trigger. Dua tombol fisik di sisi bodi yang bisa dipetakan ke fungsi dalam game, konsepnya mirip tombol bahu pada kontroler PlayStation atau Xbox. Pemain bisa menembak atau mengincar tanpa harus menggeser ibu jari ke layar. Berguna atau tidak, itu soal kebiasaan dan jenis game.

Panel 6,78 inci AMOLED LTPS dengan kecerahan puncak 4.500 nits dan cakupan warna DCI-P3 agaknya jadi daya jual terkuat di kelasnya. Tapi ada yang sering disalahpahami: refresh rate 144Hz dan frame rate game itu dua hal berbeda. Kalau PUBG Mobile hanya render 60 FPS di perangkat ini, panel 144Hz tidak otomatis mengubah apa pun.

Kamera? Jujur saja, bukan prioritas utama di sini. Kamera utama 50MP dengan OIS, ultrawide 8MP, dan selfie 13MP cukup untuk kebutuhan harian dan media sosial. Jangan berharap hasil setara kelas kamera-centric. Rekaman 4K 60 FPS dari kamera belakang tetap jadi nilai tambah yang fungsional.

Dibandingkan saudaranya yang lebih terjangkau, Infinix Hot 50 5G yang hadir Oktober 2024 di kisaran Rp2,4 juta dengan Dimensity 6300, kamera utama 48MP, dan layar 120Hz, GT 50 Pro berada di liga berbeda soal performa mentah. Selisih hampir Rp4,5 juta itu membeli chipset yang jauh lebih bertenaga, layar lebih tajam, baterai lebih besar, dan ekosistem fitur gaming yang lebih lengkap. Pertanyaannya, apakah selisih itu worth it untuk kebutuhan spesifik kamu?

Perangkat ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Bobotnya 198 gram, ketebalan 8,15 mm, dengan sertifikasi IP64, artinya tahan cipratan air, bukan berenang. Tersedia dalam tiga pilihan warna: Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier.

Bagi yang mempertimbangkan ponsel gaming di bawah Rp8 juta, GT 50 Pro layak masuk daftar pendek. Tapi sebelum checkout, cek harga aktual di marketplace. Harga peluncuran April belum tentu sama dengan yang tertera Oktober ini.