SELASA, 6 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Indomie Masuk Dua Daftar Mi Instan Terbaik Dunia 2...

Bisnis

Indomie Masuk Dua Daftar Mi Instan Terbaik Dunia 2026, dan Posisinya Bukan di Buntut

Dua lembaga pemeringkat internasional merilis daftar mi instan terbaik dunia 2026. Indomie muncul di keduanya, membuktikan dominasi produk Indonesia di pasar mi global.

Daftar 10 Mi Instan Terbaik Versi The Ramen Rater

Indomie bukan sekadar mi instan. Di dua daftar bergengsi yang dirilis tahun ini, produk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) itu muncul berdampingan dengan merek-merek besar dari Korea Selatan, Jepang, hingga Singapura. Bukan di sudut bawah daftar.

Smarter Ranking menempatkan Indomie Mi Goreng di peringkat kedua dalam daftar mi instan terbaik dunia 2026, dengan skor 87 dari skala 100. Terpaut dua poin saja dari Nongshim Shin Ramyun asal Korea Selatan yang duduk di puncak dengan skor 89. Penilaian Smarter Ranking mencakup cita rasa, tekstur, harga, ketersediaan produk, hingga reputasi dan ulasan konsumen. Indomie dinilai unggul berkat perpaduan bumbu manis-gurih-pedas, tekstur mi yang kenyal, dan taburan bawang goreng yang sudah jadi semacam tanda tangan produk ini. Harga yang ekonomis plus distribusi global ikut mengangkat posisinya.

The Ramen Rater, situs ulasan mi instan yang penilaiannya disertai dokumentasi video, memasukkan Indomie Mi Keriting Goreng Spesial di posisi kesembilan. Varian berbeda, tapi label Indonesia tetap terpampang.

Sepanjang daftar Smarter Ranking, dominasi Korea Selatan cukup terasa. Samyang Buldak bertengger di peringkat tiga dengan skor 86, disusul Nongshim Chapagetti di posisi empat dengan skor 85. Merek Jepang Sapporo Ichiban melengkapi lima besar dengan skor 83.

Daftar The Ramen Rater lebih beragam secara geografis. Prima Taste Laksa Wholegrain Curry LaMian dari Singapura memuncaki daftar itu, diikuti Ippudo Karaka Spicy Ramen (Jepang) di posisi kedua, Mi Meteor Noodles With Hot & Sour Sauce asal Taiwan di ketiga, lalu Nissin x Irvins Salted Egg dari Singapura di keempat. Dua wakil Malaysia masuk juga: MyKuali Penang White Curry Noodle di posisi lima dan Mamee Chef Mi Goreng Perisa Rendang Legenda di tujuh. Dua produk Taiwan lainnya, termasuk Mom's Dry Noodle Surfmama Goose Oil Zhajiang Noodle, juga tercatat. Sapporo Ichiban Premier Rich Kagoshima Black Pork Dashi Miso Ramen dari Jepang ada di kedelapan, sebelum Indomie di sembilan dan Ottogi Snack Shop Noodle Tteok-bokki dari Korea Selatan menutup daftar.

Dua metodologi, dua lembaga berbeda. Kesimpulannya kurang lebih sama. Bagi ICBP, pengakuan semacam ini bukan sekadar prestise, ini brand equity yang dibangun selama dekade, susah payah, tidak bisa direplikasi dalam semalam. Di pasar mi instan global yang ditaksir melampaui USD 55 miliar dan terus tumbuh, masuk pemeringkatan independen adalah iklan yang tidak bisa dibeli dengan anggaran berapa pun.

Pertanyaannya sekarang bukan apakah Indomie bisa bersaing di luar negeri. Itu sudah lama terjawab. Pertanyaannya: seberapa jauh ICBP akan mendorong ekspansi varian dan distribusinya sebelum kompetitor Korea makin memperlebar jarak?