SABTU, 26 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Ignasius Jonan Mundur dari Komisaris Independen UN...

Bisnis

Ignasius Jonan Mundur dari Komisaris Independen UNTR, Baru Setahun Menjabat

Kurang dari setahun setelah diangkat kembali lewat RUPST April 2026, Ignasius Jonan memilih mundur dari kursi Komisaris Independen PT United Tractors Tbk (UNTR). Ini bukan kali pertama mantan menteri itu melepas jabatan komisaris tahun ini.

Ignasius Jonan Mundur dari Komisaris United Tractors

Surat itu masuk ke meja manajemen PT United Tractors Tbk (UNTR) pada 8 Mei 2026. Isinya singkat tapi cukup untuk bikin pasar bertanya-tanya: Ignasius Jonan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen.

Kabar ini dikonfirmasi lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa (12/5), ditandatangani Corporate Secretary UNTR, Ari Setiyawan. "Pada tanggal 8 Mei 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Ignasius Jonan dari jabatannya selaku Komisaris Independen Perseroan," tulis Ari dalam pengumuman resmi.

Yang bikin keheranan, mundurnya Jonan terbilang prematur. Ia baru saja dikonfirmasi ulang untuk posisi yang sama dalam RUPST 16 April 2026, kurang dari sebulan sebelum surat pengunduran diri itu diterima. Resmi dua tahun berdasarkan anggaran dasar, tapi ia memilih keluar jauh lebih awal.

Bukan cuma di UNTR. Beberapa waktu sebelumnya, Jonan juga melepas jabatan sebagai Presiden Komisaris dan Komisaris Independen PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC). Dua pelepasan dalam rentang berdekatan, entah kebetulan atau tidak, agaknya mencerminkan reevaluasi serius atas portofolio jabatan yang ia pegang.

UNTR tidak mengungkap alasan di balik keputusan ini. Perseroan hanya menegaskan bahwa pengunduran diri Jonan tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha. Tindak lanjut akan dijalankan sesuai ketentuan anggaran dasar dan regulasi yang berlaku.

Konteks perombakan perlu dibaca lebih lebar. Dalam RUPST April 2026, UNTR baru saja merombak habis level direksi dan dewan komisaris. Iwan Hadiantoro naik menjadi Presiden Direktur menggantikan Frans Kesuma, yang kemudian bergeser ke kursi Presiden Komisaris. Jonan masuk dalam formasi baru itu, mendampingi Paulus Bambang Widjanarko, Bruce Malcolm Cox, Djoko Pranoto Santoso, Gita Tiffani Boer, Rudy, dan Lincoln Lin Feng Pan. Tapi ia tak bertahan lama di barisan tersebut.

Nama Jonan tidak perlu banyak pengantar. Kariernya membentang panjang: Direktur Citigroup Private Equity (1999-2001), CEO PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (2001-2006), Managing Director Citigroup Investment Banking (2006-2008), CEO PT Kereta Api Indonesia (2009-2014), Menteri Perhubungan (2014-2016), Menteri ESDM (2016-2019). Track record yang tidak main-main.

Saat ini ia masih aktif di dua tempat: Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan Presiden Komisaris PT Marsh McLennan Indonesia. Agaknya di situlah ia memilih fokus.

Buat investor UNTR, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini, pertanyaannya cuma satu: siapa pengganti Jonan di kursi komisaris independen itu, dan kapan diumumkan.