RABU, 30 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Hilux BEV Resmi Masuk Indonesia, Pikap Listrik Toy...

Bisnis

Hilux BEV Resmi Masuk Indonesia, Pikap Listrik Toyota Dibanderol Rp 1,019 Miliar

Toyota Hilux Battery Electric Vehicle resmi hadir di Indonesia dengan harga Rp 1,019 miliar OTR Jakarta, membawa dua motor listrik dan sederet teknologi yang tidak lazim untuk pikap berbasis platform IMV.

Toyota Hilux BEV (2026) review: the pick-up hero goes electric

Rp 1,019 miliar. Itu angka yang harus disiapkan untuk membawa pulang Toyota Hilux Battery Electric Vehicle, pikap listrik pertama Toyota yang resmi dijual di Indonesia setelah diluncurkan akhir Juni lalu. Bukan harga untuk sembarang orang, dan manajemen Toyota agaknya memang tidak sedang berjualan ke semua kalangan.

Hilux BEV tercatat sebagai generasi pertama Hilux yang hadir resmi dengan powertrain listrik di pasar domestik. Yang bikin penasaran: kendaraan ini dibangun di atas platform IMV, arsitektur yang sejak awal tidak dirancang untuk menampung sistem EV. Butuh beberapa solusi teknis yang tidak sederhana untuk mewujudkannya.

Salah satu yang paling krusial soal kemampuan off-road. Toyota membekali Hilux BEV dengan dua motor listrik, masing-masing pada as roda depan dan belakang. Konfigurasi ini memungkinkan distribusi torsi ke keempat roda secara independen, sesuatu yang selama ini jadi domain sistem 4WD konvensional berbasis transfer case.

Output tenaga tercatat 193 hp dengan torsi 474 Nm. Bukan angka yang bikin geleng-geleng kepala di atas kertas. Tapi torsi listrik yang hadir instan dari nol rpm adalah perkara berbeda ketika kendaraan diajak merayap di medan berat. Sebagai pembanding, pikap diesel Hilux konvensional biasanya bermain di kisaran 150-an hp dengan torsi sekitar 400 Nm.

Dari sisi keselamatan, Hilux BEV datang cukup senjata: ABS, EBD, brake assist, vehicle stability control, curtain airbag, knee airbag, hill-start assist, hingga terrain response yang jadi salah satu pembeda nyata dari Hilux berbahan bakar konvensional. Fitur kenyamanan ikut diperkuat dengan ventilasi AC belakang, power window empat pintu, cruise control, dan armrest konsol tengah.

Dimensinya proporsional sebagai pikap double cab: panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.800 mm. Bongsor, sudah pasti. Ini memang bukan kendaraan untuk selap-selip di gang sempit.

Pertanyaan yang lebih relevan buat calon pembeli mungkin bukan soal spesifikasi. Infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan komersial berat di luar kota besar masih jadi tanda tanya yang, sampai hari ini, belum benar-benar terjawab. Hilux BEV bisa jadi pionir yang menarik, bisa jadi juga aset mahal yang lebih banyak terparkir di garasi sambil menunggu SPKLU terdekat selesai dibangun. Entah kebetulan atau tidak, Toyota meluncurnya tepat di momen pasar EV Indonesia sedang panas-panasnya.