MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Harga Emas Perhiasan 23 Juni 2026: Raja Emas Naik,...

Bisnis

Harga Emas Perhiasan 23 Juni 2026: Raja Emas Naik, HRTA Justru Koreksi

Harga emas perhiasan bergerak tidak seragam pada Selasa siang, 23 Juni 2026. Raja Emas Indonesia mencatat kenaikan tipis di hampir semua kadar, sementara PT Hartadinata Abadi Tbk justru memangkas harganya.

Gold price in Indonesia

Rp 2.295.000 per gram. Itu angka yang harus disiapkan kalau mau membeli emas perhiasan 24 karat di Raja Emas Indonesia hari ini, naik Rp 15.000 dari posisi sebelumnya. Kenaikan ini bukan sendirian, eh, bukan cuma sendirian. Hampir seluruh kadar di gerai tersebut kompak menguat: 18 karat naik Rp 10.000, kadar rendah 12 karat terkerek Rp 7.000 menjadi Rp 1.051.000 per gram. Bahkan 22 karat ikut terangkat Rp 12.000 ke Rp 1.923.000.

Berbeda cerita di PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). Emiten perhiasan yang melantai di Bursa Efek Indonesia ini justru memangkas banderol seluruh produknya hari ini. Emas 22 karat HRTA dipatok Rp 2.615.000 per gram setelah turun Rp 11.000, sementara kadar 8 karat amblas Rp 6.000 ke level Rp 1.239.000. Koreksi kecil, memang, tapi konsisten di semua lini.

Laku Emas dari CMK Group memilih posisi diam. Seluruh 13 kadar yang ditawarkan, mulai 12 karat hingga 24 karat, tidak bergerak sama sekali hari ini. Harga 24 karatnya tercatat Rp 2.294.000 per gram. Hanya beda Rp 1.000 dari Raja Emas untuk kadar yang sama.

Pertanyaannya: kenapa dua platform bergerak ke arah berlawanan di hari yang sama?

Jujur saja, bukan hal aneh. Setiap pengecer emas perhiasan punya struktur biaya, margin, dan strategi stok yang berbeda-beda. HRTA sebagai entitas publik juga menanggung beban tambahan karena pergerakan harga jualnya langsung terbaca pasar modal. Apakah penurunan hari ini mencerminkan antisipasi koreksi emas global lebih dalam, atau sekadar penyesuaian operasional harian? Angka besok yang akan menjawab.

Secara lebih luas, harga emas perhiasan lokal tak bisa dilepas dari dinamika emas spot internasional, kurs rupiah terhadap dolar AS, dan denyut permintaan industri perhiasan yang biasanya menggeliat menjelang musim pernikahan dan hari raya. Dengan selisih harga antar platform yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah untuk kadar identik, konsumen yang jeli agaknya perlu lebih rajin membandingkan sebelum memutuskan di mana bertransaksi.

Bagi investor yang menjadikan emas perhiasan sebagai instrumen simpanan, perbedaan karat dan platform bukan soal sepele. Selisih Rp 2.615.000 versus Rp 1.899.000 untuk emas 22 karat antara HRTA dan Laku Emas adalah gap yang butuh penjelasan lebih dari sekadar beda merek. Angka yang tidak main-main.