Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di Butik Emas Logam Mulia stagnan pada Jumat (26/6), bertahan di Rp2.655.000 per gram, sama persis dengan posisi Kamis kemarin. Flat. Tidak ke mana-mana.
Dibanding sepekan lalu, gambarannya sedikit berbeda. Pada 19 Juni 2026, harga masih di Rp2.673.000, artinya dalam tujuh hari emas Antam sudah tergerus Rp18.000 per gram. Koreksi yang tidak dramatis, tapi cukup untuk mengingatkan bahwa reli beberapa waktu terakhir mulai kehabisan bahan bakar.
Harga buyback dipatok Rp2.340.000 per gram. Spread antara harga jual dan beli kembali pun mencapai Rp315.000, selisih yang perlu diperhitungkan investor ritel yang berharap cuan jangka pendek dari emas fisik, kalau data ini bisa dijadikan patokan keputusan masuk-keluar.
Bagi yang ingin masuk dengan modal terbatas, pecahan terkecil di Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung adalah 0,5 gram seharga Rp1.377.500. Ukuran 2 gram dibanderol Rp5.250.000, sedangkan 5 gram dipatok Rp13.050.000. Harga per gram batangan kecil memang lebih mahal lantaran ada komponen biaya cetak yang menggembung proposinya, semakin kecil batangan, semakin besar potongan biaya cetak terhadap total harga yang harus ditanggung pembeli.
Antam menyediakan pilihan ukuran dari 0,5 gram hingga 500 gram, memberi ruang bagi segmen pembeli yang beragam, dari yang sekadar cicil tabungan emas sampai institusi yang bergerak dalam lot besar.
Dengan harga yang flat hari ini, pasar agaknya tengah menunggu katalis berikutnya. Entah dari arah dolar AS, data inflasi global, atau sentimen risk-off yang sesekali muncul belakangan. Emas fisik, bagaimanapun, bukan instrumen untuk yang tidak sabaran.