KAMIS, 15 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Google Images 25 Tahun, Kini Bisa Bikin Gambar AI...

Tekno

Google Images 25 Tahun, Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung dari Search

Google merayakan 25 tahun Google Images bukan dengan pesta, tapi dengan menghadirkan generator gambar berbasis AI Gemini Nano Banana langsung di halaman pencarian.

Google to pause Gemini AI model's image generation of people due to inaccuracies | Reuters

Dua puluh lima tahun bukan angka kecil, dan Google agaknya tidak ingin merayakannya dengan sekadar nostalgia. Di usia seperempat abad, Google Images mendapat wajah baru yang cukup radikal: pengguna kini bisa membuat gambar sendiri langsung dari halaman pencarian, tanpa perlu membuka aplikasi lain atau berburu foto yang sudah beredar di internet.

Fitur ini mengandalkan Gemini Nano Banana, versi terbaru model AI generatif Google, yang diintegrasikan ke dalam AI Overviews di Google Search. Cara kerjanya sederhana. Pengguna cukup mengetikkan deskripsi teks, misalnya "visualisasikan kamar asrama bergaya bahari dengan karpet bergaris merah dan pencahayaan tambahan", lalu sistem menghasilkan ilustrasi visual sesuai permintaan. Tidak ada foto referensi yang dibutuhkan. Tidak ada situs ketiga.

Brad Kellet, Senior Engineering Director Search Google, mengatakan teknologi ini dirancang untuk mengubah deskripsi sederhana menjadi visual yang sepenuhnya dihasilkan AI. Peluncuran berjalan bertahap dalam beberapa pekan, dengan bahasa Inggris sebagai yang pertama didukung, mencakup wilayah-wilayah yang sudah bisa mengakses fitur pembuatan gambar via AI Mode.

Konteksnya layak dicatat. Fitur ini kelanjutan dari transformasi besar yang diumumkan Google di konferensi I/O Mei lalu, ketika AI Overviews resmi diperkenalkan sebagai pengalaman pencarian generasi baru. Integrasi image generation menjadi lapisan berikutnya dari ekosistem itu. Sinyal bahwa Google tidak berniat membiarkan pencarian gambar berjalan seperti dua dekade silam.

Selain fitur generatif, tampilan Google Images sendiri ikut berubah. Galeri visual yang muncul kini lebih dinamis dan dipersonalisasi berdasarkan minat pengguna, mirip pendekatan yang selama ini jadi kekuatan Pinterest. Gambar dari berbagai situs ditampilkan secara real time, dan ketika pengguna menyimpan gambar ke koleksi pribadi, semuanya tersusun rapi dalam tab khusus di bagian atas halaman. Bagi pengguna yang selama ini bolak-balik antara Google Images dan Pinterest untuk urusan inspirasi visual, perubahan ini bisa terasa cukup kentara.

Google Images pertama kali hadir pada 2001, awalnya sebagai pelengkap hasil pencarian berbasis teks biasa. Lebih dari satu dekade berjalan di jalur yang sama. Barulah pada 2011 fitur search by image hadir dan mengubah cara orang berinteraksi dengan gambar di internet. Cukup revolusioner untuk zamannya. Kini pergeserannya jauh lebih jauh: dari mencari gambar yang sudah ada, menjadi menciptakan gambar yang belum pernah ada.

Apakah ini akan menggerus traffic ke situs-situs gambar stok dan platform visual lain? Pertanyaan yang, entah kebetulan atau tidak, belum banyak dijawab secara terbuka oleh Google.