MINGGU, 18 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Galaxy Tab S9 Memasuki Tahun Terakhir Update Andro...

Tekno

Galaxy Tab S9 Memasuki Tahun Terakhir Update Android, S10 ke Atas Dapat 7 Tahun

Samsung Galaxy Tab S9 series akan menerima One UI 9 berbasis Android 17 sebagai pembaruan OS mayor terakhirnya pada 2026, menandai berakhirnya siklus empat generasi update yang dijanjikan sejak peluncuran 2023.

A doodle on a Galaxy Tab S9+ tablet, with its S Pen stylus nearby.

Tahun 2026 menandai babak akhir bagi pengguna Samsung Galaxy Tab S9 series dalam hal pembaruan sistem operasi utama. Samsung Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra, S9 FE, dan S9 FE+ dijadwalkan menerima One UI 9 berbasis Android 17 sebagai upgrade OS mayor terakhir, menggenapi komitmen empat generasi pembaruan yang dijanjikan Samsung saat perangkat ini pertama kali diperkenalkan pada 2023.

Saat diluncurkan, kelima tablet itu hadir dengan One UI 5.1 berbasis Android 13. One UI 9 sebagai penutup berarti Samsung menepati janjinya secara penuh. Tidak lebih, tidak kurang. Bagi sebagian pengguna, ini bukan kabar mengejutkan, tapi tetap jadi pengingat bahwa siklus hidup perangkat ada batasnya.

Berakhirnya pembaruan Android utama bukan berarti tablet langsung pensiun paksa. Dukungan patch keamanan untuk Galaxy Tab S9 series diperkirakan masih berjalan hingga sekitar 2028, memberi ruang sekitar dua tahun bagi pengguna untuk tetap memakai perangkat dengan proteksi digital yang layak. Selama patch keamanan masih mengalir dan aplikasi yang dibutuhkan masih kompatibel, mengganti tablet agaknya belum jadi keharusan.

Nasib berbeda dialami Galaxy Tab S8, S8+, dan S8 Ultra yang meluncur Februari 2022. Ketiga tablet ini sudah lebih dulu menerima pembaruan OS mayor terakhir lewat One UI 8 berbasis Android 16, dengan patch keamanan yang diperkirakan berakhir Februari 2027. Lebih mepet tenggat waktunya dibanding S9 series.

Galaxy Tab A9 dan A9+ punya cerita sendiri yang agak ironis. Dirilis Oktober 2023, keduanya justru sudah mencapai batas pembaruan OS mayor di Android 16, padahal usianya relatif muda. Ini bukan anomali, melainkan konsekuensi dari posisinya sebagai perangkat kelas terjangkau. Segmen produk, bukan sekadar usia perangkat, yang menentukan panjang pendeknya dukungan perangkat lunak. Masa patch keamanan keduanya pun diperkirakan hanya tersisa sekitar satu tahun. Cukup singkat.

Kontras tajam terlihat ketika membandingkan dengan generasi terbaru. Samsung memulai era baru kebijakan pembaruan lewat Galaxy Tab S10 series yang meluncur 2024, dengan komitmen tujuh tahun pembaruan Android dan keamanan. Kebijakan serupa diteruskan ke Galaxy Tab S11 dan S12. Yang bikin banyak orang terkejut, Galaxy Tab A11 dan A11+ yang dirilis 2025 pun masuk daftar perangkat dengan dukungan tujuh tahun, meski keduanya bermain di segmen yang lebih terjangkau. Samsung, yang dulu kerap kena tampar kritik soal konsistensi update, kini justru bisa disebut salah satu produsen Android paling dermawan dalam hal dukungan jangka panjang.

Untuk segmen bisnis, Galaxy Tab Active5 yang diluncurkan 2024 punya skema berbeda lagi. Perangkat ini mendapat jaminan empat tahun pembaruan OS Android dan lima tahun patch keamanan. Berbekal Android 14 sebagai titik awal, tablet ini diproyeksikan bisa menerima pembaruan hingga Android 18, sementara patch keamanannya berlanjut sampai 2029.

Bagi pemilik Galaxy Tab S9 series yang belum melihat notifikasi One UI 9, itu bukan tanda perangkat sudah ditinggalkan. Samsung mendistribusikan pembaruan secara bertahap berdasarkan model dan wilayah. Pengecekan manual bisa dilakukan lewat Settings, masuk ke Software update, lalu pilih Download and install.

Pertanyaan yang lebih relevan buat calon pembeli sekarang: apakah tablet yang hendak dibeli sudah masuk skema tujuh tahun, atau masih memakai kebijakan lama? Dengan selisih dukungan yang bisa mencapai tiga tahun lebih antara generasi 2023 dan 2024 ke atas, pilihan itu bukan soal kecil.