PT Taspen (Persero) memastikan pencairan gaji ke-13 tahun 2026 bagi pensiunan aparatur sipil negara dimulai paling cepat Selasa, 2 Juni 2026. Prosesnya otomatis, tanpa pengajuan berkas baru dari penerima manfaat.
Pengumuman ini disampaikan lewat akun Instagram resmi Taspen pada Sabtu, 23 Mei 2026. Penyaluran dilakukan bertahap melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian THR dan gaji ketiga belas kepada aparatur negara, pensiunan, serta penerima tunjangan.
Corporate Secretary Taspen Henra menegaskan penerima manfaat tidak perlu melakukan pengajuan maupun autentikasi ulang khusus untuk pencairan ini. "Pembayaran ini mencerminkan apresiasi negara terhadap kontribusi para pensiunan, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan ASN aktif maupun yang telah menyelesaikan masa baktinya," kata Henra, dikutip dari KompasTV.
Meski begitu, Taspen tetap mengimbau para pensiunan menjalankan autentikasi rutin awal bulan seperti biasa demi kelancaran proses transfer. Momen pencairan semacam ini, entah kebetulan atau tidak, selalu jadi ladang subur bagi oknum tak bertanggung jawab. Henra secara khusus memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks dan penipuan berkedok gaji ke-13. "Seluruh proses pencairan ini gratis 100 persen tanpa biaya apa pun. Jika menemui kejanggalan, disarankan langsung datang ke Kantor Cabang Taspen terdekat atau menghubungi Call Center resmi di nomor 1500919," tegasnya.
Soal besaran, gaji ke-13 dihitung berdasarkan penghasilan bulanan terakhir pada Mei 2026, dengan pensiun pokok merujuk pada PP Nomor 8 Tahun 2024. Nominalnya beda-beda, tergantung golongan, pangkat, dan jabatan masing-masing. Yang cukup menggembirakan: tidak ada potongan iuran maupun kredit pensiun, dan pajak penghasilannya ditanggung pemerintah.
Selain pensiun pokok, komponen yang dibayarkan mencakup sejumlah tunjangan lain sesuai ketentuan PP Nomor 9 Tahun 2026. Artinya, angka yang mendarat di rekening pensiunan bisa lebih besar dari pensiun pokok bulanan biasa.
Dari sisi fiskal, pencairan ini agaknya masuk juga dalam kalkulasi pemerintah untuk mendongkrak daya beli, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Jutaan pensiunan ASN yang menerima dana sekaligus di awal Juni bisa jadi stimulus konsumsi yang lumayan untuk sektor ritel dan kebutuhan pokok. Pertanyaannya tinggal satu: sanggupkah 46 mitra bayar Taspen memproses semuanya tanpa antrean mengular di hari-hari pertama?