KAMIS, 8 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Juni, dari CPNS sampai Pr...

Finansial

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Juni, dari CPNS sampai Presiden Kebagian

Pemerintah resmi atur pencairan gaji ke-13 ASN paling cepat Juni 2026 lewat PP Nomor 9 Tahun 2026. Besarannya mencakup gaji pokok plus sederet tunjangan, dan berlaku dari CPNS hingga Presiden.

Gaji ke-13 ASN Cair Juni, Segini Besarannya

Sekitar pertengahan tahun ini, jutaan aparatur negara bakal mengantongi satu pos penghasilan tambahan yang sudah ditunggu-tunggu: gaji ke-13. Pemerintah menetapkan pencairannya paling cepat pada Juni 2026, mengacu pada PP Nomor 9 Tahun 2026 yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada 3 Maret lalu.

Besarannya bukan sekadar gaji pokok. Komponen gaji ke-13 mencakup gaji pokok ditambah tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, hingga tunjangan kinerja. Bagi ASN yang tunjangan kinerjanya besar, nilai yang diterima bulan Juni nanti bisa jauh melampaui nominal gaji bulanan biasa.

Khusus ASN daerah yang anggarannya bersumber dari APBD, struktur komponennya sedikit berbeda. Tambahan penghasilan dimasukkan ke dalam perhitungan, dengan batas paling banyak sebesar yang diterima dalam satu bulan, dan tetap mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah masing-masing. ASN di daerah dengan kas tebal bisa pulang bawa lebih banyak dibanding rekan mereka di daerah yang fiskalnya seret.

Siapa saja yang berhak? Daftarnya panjang. PNS, CPNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, semuanya masuk. Pejabat negara juga tidak luput, mulai dari Presiden dan Wakil Presiden, pimpinan lembaga tinggi negara, sampai pejabat pemerintahan di level daerah. Pensiunan dan penerima tunjangan tertentu pun tercakup.

Satu klausul yang patut dicermati: bagi mereka yang punya lebih dari satu status kepegawaian, pemerintah hanya membayar satu gaji ke-13 dengan nilai terbesar. Aturan ini, entah kebetulan atau tidak, agaknya dirancang untuk menutup celah penerimaan ganda yang selama ini jadi perdebatan.

Secara narasi resmi, pencairan gaji ke-13 disebut sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian aparatur negara sekaligus instrumen untuk menjaga daya beli dan mendorong aktivitas ekonomi nasional. Bagi pasar ritel dan konsumsi domestik, injeksi likuiditas dari jutaan penerima serentak di bulan Juni bisa jadi katalis pendek yang cukup terasa. Meski, kalau data historis bisa dijadikan patokan, dampaknya biasanya hanya bertahan satu hingga dua kuartal sebelum kembali ke tren dasar.